Camat Kota Timur : Pasien Covid-19 Itu Bukan Aib

Camat Kota Timur Eladona Oktamina Sidiki, S.STP., MSi tampak sementara memberikan pembinaan kepada pasien 02 dan 03

Kota Gorontalo,  (MEDGO.ID) — Camat Kota Timur Kota Gorontalo, Eladona Oktamina Sidiki, S.STP, M.Si, menegaskan, Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) bukanlah aib, tetapi merupakan wabah yang mendunia.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Timur itu mengungkapkannya saat mendampingi Tim Medis mengantar Pasien 02 dan 03 yang telah selesai menjalani perawatan di RSAS Kota Gorontalo, akibat terinfeksi Covid-19, Rabu (29/04) Siang tadi.

“Jadi Covid-19 ini bukan aib ya. Ini merupakan wabah yang menyebar secara Pandemik ke hampir seluruh belahan dunia yang penularannya antara manusia dengan manusia. Terimalah mereka sebagaimana.biasa si lingkungan keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

“Hari ini kami datang menyerahkan Pasien 02 dan 03 kepada keluarga karena sudah dinyatakan sembuh oleh Dokter Pemeriksa sebagaimana Surat Keterangan yang diterbitkan oleh pihak Umah Sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo kepada kedua saudara kita ini,” lanjut.

Menurut Eladona, sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dirinya bersama Tim Medis dari Puskesmas Kota Timur akan melakukan pemantauan terhadap perkembagan pasien tersebut.

“Kami akan senantiasa melakukan pemantauan kepada Pasien selama empat belas hari kedepan,” urainya.

Eladona menyebut, butuh pengorbanan dalam berjuang melawan Covid-19 menular dari manusia yang satu kepada manusia yang lain.

Pemantauan dilakukan, kata Eladona, sebagai pelaksanaan atas protokol kesehatan Covid+19 yang mengharuskan pasien untuk melakukan karantina secara mandiri.

“Meksipun telah dinyatakan negatif, akan tetapi masih diharuskan untuk menjalani karantina secara mandiri. Dan itu akan berlangsung selama 14 hari,” terangnya.

Pada prinsipnya, lanjut Eladona, protokolnya tetap sama, yakni berdiam di dalam rumah, sesering mungkin mencuci tangan, makan makanan yang bergizi, jaga stamina. Dan yang juga penting adalah melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kepada Tim Medis, Eladona berharap agar senantiasa melaksanakan tugas mulia ini sepenuh hati dan penuh keikhlasan.

Sementara itu, Dia meminta warga agar tetap melaksanakan arahan dan anjuran pemerintah sehingga proses percepatan memutus mata rantai Covid-19 akan secepatnya dapat diwujud-nyatakan.

“Apalagi di bulan Ramadhan ini, ikuti anjuran pemerintah untuk tidak melakukan ibadah sholat berjama’ah. Laksanakan ibadah sholat di dalam rumah saja. Dan itu tak akan mengurangi hikmah ibadah kepada Allah, di tengah merebaknya Covid-19 ini,” pungkasnya. ##(Hans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here