55 Warga Kabgor Selesai Jalani Karantina, dan Hasil Tes Swab Covid-19 Negatif

Bupati Nelson Pomalingo saat bersama 55 warganya, usai menjalani karantina/foto Haryono

Kabgor, (MEDGO.ID) – 55 orang warga Kabupaten Gorontalo (Kabgor), yang sempat menjalani masa karantina di Rusunawa (Rumah Susun Mahasiswa) UMGO, kini di pulangkan ke rumah masing-masing dengan hasil pemeriksaan laboratorium Swab negatif Covid-19.

Sebelumnya, 55 warga tersebut masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantaun (ODP), setelah melakukan Repit Test beberapa minggu yang lalu, dengan hasil Repid Test positif, akan tetapi setelah di lakukan pemeriksaan lebih lanjut, Allhamdulillah semuanya tidak ada yang terinfeksi Covid-19.

55 orang tersebut di atas diantaranya, dari Tenaga Kesehatan 40 orang, dari aparat Kepolisian 4 orang, Kepala Desa 2 orang, Jamaah Tabligh klaster Gowa 1 orang, serta ASN dan Masyarakat 8 orang.

“Allahamdulillah selama penantian 10 hari, dan telah di lakukan pemeriksaan Swab, semuanya dengan hasil yang negatif,” ucap Kadis Kesehatan Kabgor Roni Sampir, Rabu (29/04) siang.

Menurutnya, dengan hasil tersebut, bukan berarti sudah bebas, tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumah, mengingat, sampai saat ini baru terhitung 10 hari, masih ada sisa 4 hari lagi, dan itu harus di perhatikan, tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumah selama 4 hari.

“Terus dan tetap melaksanakan protokol kesehatan, terutama istrihat yang cukup dan makan yang bergizi serta tetap memakai masker,”ujar Roni.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas pananganan Covid-19 Kabgor, Nelson Pomalingo yang saat itu juga memberikan arahan kepada mereka, ia mengaku, turut merasa bangga dengan kesabaran mereka, yang telah melaksanakan karantina selama 10 hari di Rusunawa.

“Kita bersyukur hari ini semua dari 55 orang yang kita karantina di sini (Rusunawa) dan telah dilakukan pemeriksaan Swab, semua hasilnya negatif,” ungkap Nelson

Hal ini kata Nelson, sengaja di lakukan dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabgor, dan ini perlu di syukuri, karena di Kabgor sampai saat ini baru 1 kasus yang positif.

Ia juga mengimbau, kepada semua elemen masyarakat, jangan ada pandangan buruk kepada orang positif sesuai Repid Test, karena itu belum tentu terinfeksi, maupun mereka yang telah menjalani karantina.

” Kalau benar positif, jangan di anggap suatu stigma yang negatif, kita harus memberikan semangat kepada mereka, karena mereka adalah saudara kita juga,”imbuhnya.

Oleh karena itu, kita harus sama-sama menyemangati mereka, jangan ada yang pandangan/stigma buruk terhadap mereka,(Haryono) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here