Tere Liye “Karena Terlalu Bijak”

Foto Ilustrasi

LIHAT foto-foto  ini, dua korban Tragedi Kanjuruhan. Mata mereka merah, diperkirakan baru sembuh 2 bulan. Atau kalian perlu diposting foto-foto  nisan+kuburan 130 lebih korban tragedi ini?

Jangan senang dulu, korban masih bisa bertambah. Karena yg dirawat dll,masih ada loh. Kamu kira sudah selesai?

Tragedi ini nyata! Sangat-sangat nyata. Akibat PSSI tidak becus, panpel tidak becus, aparat tidak becus. Lantas apa komentarmu? Salahkan suporter. Sambil bijak sekali bilang: “Ayo move on. Mari terus maju. Lupakan saja kejadian ini.” “Ayo mari main bola lagi deh, ketawa-ketawa, keseruan ketua umum PSSI dan FIFA, lupakan saja deh kejadian kemarin.”

BACA JUGA :  STRATEGI PENINGKATAN AKREDITASI PROGRAM STUDI BERBASIS EVALUASI DIRI

Lihat Foto-foto Ini

Korban Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan (Foto IST)

Enak banget kamu bilang move on, maju terus, bahkan saat kasus ini belum selesai. Korban masih terus bertambah. Enak banget kamu bilang lupakan saja, saat bahkan Ketua Umum PSSI tidak peduli, bodo amat dengan rekomendasi Tim Pencari Fakta yang jelas-jelas adalah perintah Jokowi.

Suporter terus yang kamu salahkan. Pokoknya salah suporter. Suporter bodoh, siapa suruh rusuh, siapa suruh nonton bola, pokoknya salahkan mereka. Sampai kamu luput, di LN (luar negeri) itu suporter masuk ke lapangan akan selalu ada. Tapi sistem yang baik, organisasi yang baik, panitia yang baik, aparat yang baik, akan mencegah tragedi terjadi. Paham tidak sih?

BACA JUGA :  STRATEGI PENINGKATAN AKREDITASI PROGRAM STUDI BERBASIS EVALUASI DIRI

Jika sepak bola negeri ini mau membaik, solusi pertama yg harus diambil adalah: Ketua Umum PSSI + seluruh pengurus mundur. Ganti dengan yang baru. STY? Itu gampang, setelah pengurus baru terbentuk, tawarkan ke STY mau lanjut atau tidak. Tidak mau? Simpel, ganti yang lain.

Berhentilah belain ketua umum PSSI dan para pengurus sambil halu bilang Timnas lagi bagus-bagus nya. Kamu buka fakta tahun 90-an, nanti kaget. Timnas sekarang itu jauh sekali dari definisi bagus-bagusnya. Kita itu sudah jauh ketinggalan dengn Vietnam dan Thailand. Jika PSSI terus dikangkangi oleh politisi, pejabat-pejabat pencari kesempatan, 10 tahun lagi kita hanya nonton saat Malaysia, Thailand, Vietnam lolos ke Piala Dunia.

BACA JUGA :  STRATEGI PENINGKATAN AKREDITASI PROGRAM STUDI BERBASIS EVALUASI DIRI

Kita? Sibuk nonton Timnas lawan Timor Leste, Laos, Kamboja dan negara-negara lain.

Silahkan cari tulisan Tere Liye tahun 2010-an. Sy sdh menulis ini sejak 12 tahun lalu.

Tere Liye