Dirujuk Tangani Pasien ODP Covid-19, Dr. Imelda : “ Bantuan Pak Rachmat Tiba Diwaktu Yang Tepat “

Kabgor, (MEDGO.ID) — Kepala Rumah Sakit Boliyohuto, dr. Imelda Mohamad berterima kasih atas kepedulian dan respon cepat Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel dalam memenuhi aspirasi tenaga medis ditengah keresahan menangani pasein yang di diagnosa terparar Covid-19.

Bantuan APD yang diberikan Rachmat Gobel, datang di waktu yang tepat. Karena Saat ini, RS Boliyohuto sedang bersiap menangani salah satu pasien yang diduga tertapar covid 19. Pasien tersebut merupakan salah satu ODP di wilayah setempat.

“Kami sangat bersyukur, bantuan ini datang diwaktu yang tepat. Sebab kami sudah sangat membutuhkannya, kami sudah diberitahukan untuk mempersiapkan diri, menangani salah satu ODP yang akan dirujuk ke rumah sakit ini,” Kata dr. Imelda.

Kredit Mobil Gorontalo

Ia bahkan merasa kaget, lantaran tidak menduga jika RS. Boliyohuto masuk dalam daftar Rumah Sakit penerima bantuan APD, mengingat status rumah sakit yang tergolong baru.

“Kami sungguh tidak menyangka, jika RS kami mendapat bantuan dari Pak Rachmat Gobel, mengingat RS Boliyohuto bisa dibilang masih baru,” Ungkap dr. Imelda.

BACA JUGA :  Alwi Podungge Dorong Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan secara Merata dan Tepat Sasaran

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan kebutuhan mendesak dan sangat penting bagi tenaga medis saat berhadapan dengan pasien yang diduga terpapar virus mematikan tersebut. Hingga kini APD merupakan barang langka dan sulit untuk didapatkan.

BACA JUGA :  Proses Pengadaan Barang dan Jasa Diminta Sesuai Tatanan Masyarakat

Hari ini, Tim Tanggap Covid-19 Rachmat Gobel Peduli, mendistribusikan APD di Rumah Sakit Boliyohuto. Serah terima bantuan APD yang pengadaannya bersumber dari donasi gaji Rachmat Gobel itu diserahkan oleh Koordinator Tim, dr Charles Budi Doku.

BACA JUGA :  Marten Taha Dorong Kesadaran Finansial dan Perlindungan Konsumen Melalui Kegiatan TOT

Sejumlah APD yang diserahkan berupa, Pakaian pelindung diri, Face Mask Shield, Kacamata Google kepada pihak RS. Boliyohuto.(Rilis/Alyun)