Dalam Setahun 10 Granat Ditemukan di Kota Pariaman

PARIAMAN, MEDGO.ID – Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana, Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) meledakkan satu unit granet jenis nanas yang diduga sisa perang puluhan tahun lalu yang ditemukan oleh warga ketika sedang menggali pondasi pembangunan rumah, Kota Pariaman.

“Granet tersebut ditemukan oleh warga di Kecamatan Pariaman Selatan sekitar pukul 17.00 WIB kemaren”, kata Kapolres Kota Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana usai peledakkan granet tersebut di Pariaman, Sabtu (28/11).

BACA JUGA :  Kapolri Idham Aziz Pastikan Calon Kapolri Dikawal Lintas Angkatan Saat Fit And Proper Test 

Setelah warga menemukan granet tersebut langsung melapor ke anggota Kepolisian setempat, sehingga petugas langsung mendatangi lokasi guna melakukan pengamanan. Petugas memberikan menghimbau warga untuk tetap berhati-hati dan jika warga menemukan granet atau semacamnya langsung melapor ke Kepolisian setempat.

“Kemungkinan masih ada karena Pariaman merupakan tempat perlawanan terhadap Belanda”, katanya.

BACA JUGA :  Agresifitas China Karena Fragmentasi Sikap Indonesia

Ia menyampaikan meskipun granet itu telah berkarat namun pihak polisi mengambil langkah dengan meledakannya agar tidak ada korban yang ditimbulkan, granet tersebut diduga sisa perang dunia atau perlawanan pada perang Pemerintahan Revolusioner Repoblik Indonesia (PRRI) hingga potensi keberadaannya di daerah ini masih ada.

“Untuk peledak militer langsung kami disposal (Pembuangan atau pemusnahan) ditempat”, ujarnya.

BACA JUGA :  Yonex Thailand Open 2021: Hendra/Ahsan Melaju Ke Perempat Final

Granet yang disposal di Pariaman tersebut dilakukan dengan cara menguburnya ke dalam tanah, yang sebelum pelaksanaannya dilakukan pengamanan agar tidak ada warga di lokasi tersebut.

Sementara itu Panit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumbar, Ipda Riska Efki menyebutkan dalam tahun ini setidaknya ada sekitar 10 granet atau sejenisnya yang diledakan oleh tim tersebut. (Lili)

Editor : Surya Hadinata

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here