Alat Pendeteksi Covid 19 Buatan UGM, Cepat, Efektif dan Terjangkau

Alat Pendeteksi Covid 19 Buatan UGM, Cepat, Efektif dan Terjangkau

Oleh :  Sri Nuraini Ibrahim   

(Mahasiswa Farmasi UNG) 

 

Ditemukan alat pendeteksi Covid terbaru yang dinamakan dengan GeNose. Penemuan inovasi terbaru ini menggunakan sistem sensor buatan. Berbagai negara masih terinfeksi virus Covid-19. Virus tersebut mampu menyerang berbagai organ dalam tubuh bahkan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Virus Covid-19 menyebabkaan gangguan ringan hingga berat. Seperti menyerang sistem pernafasan dan infeksi paru-paru. Bahkan di Indonesia sendiri sudah banyak menelan korban. Jumlah penduduk yang terpapar virus berjumlah 1,63 juta kasus. Sedangkan untuk korban meninggal sebanyak 44.172 dan pasien yang sembuh sebanyak 1,48 jiwa.

BACA JUGA :  BPKN-RI: Sembako Akan Dikenakan Pajak, Rakyat Makin Sengsara

Hadirnya wabah yang menyerang ini membuat pemerintah memberlakukan new normal. Dengan adanya hal ini pemerintah berusaha mengurangi penyebaran virus. Bahkan digunakan berbagai persyaratan lengkap bebas Covid ketika seseorang hendak melakukan perjalanan jauh.

Apa itu GeNose Alat Pendeteksi Covid?

Penerapan New Normal yang pemerintah lakukan memang sengaja agar bisa mengurangi penyebaran virus. Bahkan berbagai daerah juga menerapkan beberapa jenis tes bebas Covid ketika seseorang akan pergi perjalanan jauh atau keluar kota.

BACA JUGA :  Kemenag RI: Batal Berangkat BIPIH Bisa Ditarik

Misalnya saja Rapid test atau Swab test. Harganya berkisar antara Rp 105.000 hingga Rp 900.000. Dengan jumlah tersebut cukup membuat sebagian masyarakat Indonesia terbebani. Namun, kini untuk bisa mengatasi masalah tersebut hadir inovasi terbaru sebagai pendeteksi covid.

GeNose merupakan alat pendeteksi dengan menggunakan prinsip kerja melalui hembusan nafas dari hidung saja. Alat ini bekerja secara elektronik. Pengembangan yang dilakukan oleh akademisi UGM ini terbilang lebih cepat dan akurat. Hasil test GeNose cukup dengan waktu 5 menit saja.

BACA JUGA :  Panglima TNI dan Kapolri Ingatkan Forkompimda Blora Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19

GeNose akan mendeteksi VOC (Volatile Organic Compound ) yang berada dalam hembusan nafas seseorang. Pembilasan awal selama 10 menit menjadi langkah awal. Selanjutnya sample dihangatkan dengan suhu 37-47 derajat Celcius selama 70 detik. Setiap sample pengambilannya membutuhkan waktu 10 detik. Cara ini dirasa cukup cepat dan efektif.

Manfaat Alat Deteksi Covid GeNose

Alat pendeteksi Covid merupakan inovasi terbaru dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang cukup membantu pihak pemerintah dan masyarakat secara luas. Hasil tes Covid yang terjadi cukup cepat dan efektif. Bahkan ada beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan antara lain:

  1. Mampu membangun kepercayaan publik dengan hasil karya dalam negeri
  2. Pertumbuhan berinovasi lebih tinggi
  3. Kontribusi peningkatan perekonomian melalui alat kesehatan
  4. Anggaran belanja berkurang
  5. Proses Deteksi Covid cepat

Keuntungan GeNose

Bahkan tidak hanya manfaat yang bisa anda dan pihak pemerintahan dapatkan saja. Dengan adanya alat deteksi covid ini terdapat keuntungan yang bisa anda peroleh yaitu:

  • Data terhubung dan aksesnya via online ke cloud system (IoT)
  • Biaya cukup terjangkau sebab, hanya cukup dengan NRM (non-rebreathing masker) & hepa filter sekali pakai
  • Hanya butuh sample nafas saja
  • Menggunakan sensor dalam jangka waktu lama bahkan untuk ratusan pasien sekalipun
  • Tidak membutuhkan reagen dan bahan kimia lain
  • Bahkan hasilnya lebih cepat kurang lebih 5 menit saja.
BACA JUGA :  Walikota Gorontalo Temui KPK RI, Konsultasikan Pemanfaatan Dana PEN

Namun, dari keuntungan dan manfaat yang bisa anda dapatkan GeNose juga tidak terlepas dari kekurangan. Alat pendeteksi Covid ini akan menurun pada seseorang yang merokok dan konsumsi makanan dengan aroma menyengat.

Dengan adanya penerapan penggunaan peralatan ini cukup membantu masyarakat karena harganya cukup terjangkau. Bahkan waktunya yang singkat. Karena alasan inilah civis akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan menggunakan GeNose.

Seperti ucapan Rektor UNG Dr. Ir. Eduart Wolok, ST.,MT,.IPM pada saat Q&A dengan Mahasiswa UNG angkatan 202. Jika alat pendeteksi Covid buatan akademisi UGM ini akan bermanfaat untuk pendidikan mahasiswa UNG saat tatap muka.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here