Pengumuman Kelulusan SMA/SMK Sederajat Dilakukan Secara Daring

Batang, medgo.id – Pengumuman kelulusan bagi bagi siswa SMA/SMK sederajat di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pihak sekolah akan dilakukan secara daring melalui website resmi, hal itu untuk menjaga kondusivitas wilayah dan menghindarkan pelajar dari aksi corat-coret dan konvoi kendaraan.

Kepala SMK Bakti Praja Batang, Riyanto, mengatakan bahwa beberapa hari menjelang pengumuman kelulusan, pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian setempat, dengan tujuan untuk memberikan kenyamanan bagi warga sekolah dan sekitarnya.

“Anak-anak tidak perlu datang ke sekolah, cukup orangtuanya saja. Ini untuk mencegah digelarnya konvoi pasca pengumuman kelulusan”, tandas Riyanto, Senin (6/5/2024).

Kredit Mobil Gorontalo

Kepada seluruh anak didiknya, Riyanto mengimbau agar tetap berada di rumah karena jika melakukan aktivitas yang menimbulkan kerumunan, dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan warga di komplek Dracik Kampus.

“Untuk mengantisipasinya kami meminta bantuan Polsek Batang Kota untuk menyiagakan anggotanya di lingkungan sekolah. Kami sudah meminta anggota Sat Binmas patroli di area Dracik Kampus yang rawan jadi pusat kerumunan”, ungkap Riyanto.

BACA JUGA :  DPRD Kabupaten Kendal Gelar Rapat Paripurna Dengan Pemerintah Kabupaten Kendal Tentang Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2023

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo, membenarkan bahwa menjelang pengumuman kelulusan jenjang SMA/SMK sederajat, pihaknya telah menyiagakan anggotanya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan di komplek pendidikan.

BACA JUGA :  Rumah Apung Jadi Solusi Inovatif Jangka Panjang Atasi Banjir Rob Di Wiyah Pesisir Utara Kabupaten Demak

Menurut AKBP Nur Cahyo, pihaknya tetap mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif, serta siap membantu mengawal proses pengumuman kelulusan.

“Polres Batang sudah menyiapkan 100 personel dalam rangka mengawal kelulusan peserta didik, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan”, kata AKBP Nur Cahyo. (*17).