Pemkab Gorontalo Akan Memantau Terus Harga Bahan Pokok Sepanjang Wabah Corona

Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo

Kabgor, (MEDGO.ID) – Maraknya penyebaran virus corona, Pemerintah Kabupaten Gorontalo melakukan langkah antisipasi dengan meliburkan para Aparatur sipil negara (ASN) dan sekolah. Serta memantau harga bahan pokok, mulai Selasa (24/03).

Hal ini di sampaikan Nelson Pomalingo usai melakukan pertemuan bersama Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terkait merebaknya wabah virus corona yang telah ditetapkan sebagai darurat bencana nasional.

Sebagai kepala daerah, ia bertanggung-jawab dalam hal menjaga masyarakat, serta menjalankan upaya pencegahan penularan ditengah masyarakat.

“Di tingkat daerah sebenarnya belum ada, akan tetapi dalam rangka kewaspadaan, kami lakukan kebijakan, termasuk juga terkait edaran  Gubernur, maka kebijakan yang kami lakukan, ASN di mungkinkan bekerja di rumah, dan khusus Dikbud mulai besok belajar di rumah, termasuk ujian bisa lakukan di rumah,” kata Nelson Pomalingo, usai rapat dengan OPD Kabupaten Gorontalo..

Selain memberikan  waktu bekerja dirumah dan libur masuk kantor, para ASN dan Sekolah, Pemerintah Kabuoaten Gorontalo juga akan memantau serta mengontrol pasar agar harga pangan yang merupakan kebutuhan masyarakat tetap stabil. Namum pemerintah belum berencana melakukan operasi pasar.

“Kita juga pantau dinamika harga bahan pokok, juga akan melakukan sidak, mengecek lagi hal – hal yg terkait dengan itu,” tegas Nelson.

Nelson juga menghimbau kepada para pedagang dan masyarakat agar tak melakukan penimbunan atau membeli barang dalam jumlah banyak, sebab hal itu merupakan sebuah perbuatan melawan hukum, apalagi dlaam situasi, saat ini bangsa dan daerah tengah dilanda wabah virus corona.

Kebijakan tersebut dilakukan agar masyarakat yang ada diwilayah Kabupaten Gorontalo tidak panik, dalam menghadapi wabah penyebaran virus corona yang melanda di berbagai daerah dan beberapa  negara.(Haryono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here