Mencapai Kemakmuran Gorontalo, Rachmat Gobel Ajak Menyaksikan Kemajuan Turki

Oleh : Ridwan Mooduto*

LAMA menantikan figur seperti Rachmat Gobel, yang memiliki komitmen dan konsistensi membangun Gorontalo untuk berkiprah dipolitik.

Sejak awal reformasi 1998, Rachmat, dilirik banyak partai untuk kembali ke daerah orangtuanya maju Pilkada, tak digubris.

Bahkan, pasca Menteri Perindustrian dan Perdanggangan periode pertama Jokowi, tambah berat menarik putra tokoh industri elektronik nasional Thaib Mohamad Gobel terjun dalam belantara politik, yang penuh intrik dan sensasi menyegat.

Akhirnya, ia masuk juga hanya satu tujun, keterpanggilan nya, ntuk membangun Gorontalo, setelah melihat kemiskanan/kwterbelakangan masih menghantui tanah leluhurnya ini. Ia hadir, dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), melalui Partai Nasionalis Demokratik (Nasdem) tahun 2019 lalu Dapil (Daerah Pemilihan) Gorontalo.

Takdir menetapkan denyut motivasinya untuk kemajuan Gorontalo, dengan hasil anggota DPR-RI dengan perolehan suara terbamyak, melampaui calon Golkar dan Gerindra. Padahal, Kaka Rachmat Gobel, begitu sapaan akrab dirinya dalam Partai Nasdem, pertama kali mencalonkan diri sebagai anggota DPR.

Tak hanya suara tertinggi untuk Dapil Gorontalo, Ia dianugrahi amanah jabatan senagai Wakil Ketua DPR bidang pembqngunan Dan Industri, deretan Ketua DPR Puan Maharani, serta para pimpinan dari partai lainya.

Dua tahun menjabat, RG mulai menunjukan dedikasi, komitmen serta konsistensi mewujudkan Gorontalo sebagai daerah termakmur Ke-5 nasional. Startnya, tentu dari 5 termiskin nasional.

Ia tak mau menyalahkan, pemimpin hari ini, namun pengusaha yang sudah selesai dengan dirinya, dan teruji ini, secara perlahan sudah menenamkan benih kemakmuran bagi warga Gorontalo. Yang sudah dilakukan sebelum mencalonkan diri anggota DPR-RI, hanya memang setelah terpilih ia langsung secara khusus, turun tangan menggagas dengan terobosan ekonomi buat Gorontalo.

Sebut saja, Menara Limboto, pemilik saham Panasonic sudah memperlihatkan simbol kemakmuran dilevel kita orang Gorontalo, masih sebatas itu. Walaupun banyak pihak meragukan startegi politik pra Pileg 2019 tak akan efektif memberikan dampak elektoral.

Bukan Rachmat Gobel, bila mengguris cerita miring dirinya, rupanya ia fokus berpikir memajukan Gorontalo, melalui ikhtiar politik parlemen.

Buat RG hasil elektoral (tingkat keterpilihan) tinggi Pemilu 2019, harus berdampak ekonomi, jelasnya kemajuan dn kemakmuran rakyat Gorontalo, sebagai penyimbang suara dirinya.

Secara pribadi, saya selaku wartawan Medgo.ID, sangat terkesan dengan gaya politik Rachmat Gobel, dan percaya Visi Gorontalo 2051 dapat diwujudkan olehnya. Visi tersebut sering disampaikannya pada berbagai kesempatan selama menjabat anggota DPR.

Jalan kemakmuran yang ditunjukan melalui langkah, dengan gaya pengusaha sukses. Agar kemakmuran yang telah dirakasanya, terasa dalam setiap kebijakan dan langkah politik untuk makmur kan rakyat.

Ia sampaikan sebelum berangkat ke Turki, dikediamnya Rumah Tapa Gorontalo, untuk membuka mata dan pikiran dengan menyaksikan langsung kemajuan negara Turki sat ini.

Kami rombongan, pertama tiba di bandara International Kota Istambul, melewati rute warung nusantara, bentwng konstatinopel, istana Sultan Abdul Hamid, masjid Hagya Sophia.

Indonesia sebagai negara Muslim terbesar dunia, dan Gorontalo yang penduduk mayoritas muslim juga, wajib belajar dengan melihat langsung sistem khilafah terakhir yang diruntuhkan romawi. Yang kemudian direbut kembali oleh Al-Fatih dengan merebut kembali benteng kaum Muslim yang dikuasai Romawi saat itu.

Kata orang bijak, “Belajar sukses kepadaorang sukses”. RG mengajak warga Gorontalo 40 an orang dengan biaya terbilang besar, fasilitas mewah, bayaranya, agar mereka dapat menjadi duta untuk kemajuan bumi hulondalo.

Dengan melihat, kemajuan yang dicapai selama 20 tahun terakhir, negara Muslim Turki, dengan sistem demokrasi tak jauh berbeda dengan Indonesia, dapat diaplikasi secara bertahap.

Tentu, akan banyak multi-tafsir warga Gorontalo, dengan apa yang dilakukan oleh RG, tak perlu digubris, sebab bukan dirinya kalau meladeni pendapat sebagian warga yang Masih tak sejalan dengan gagasan besar RG.

Alam Rombongan Ini turut Seta Roem Pagau mantan Bupati Boalemo,  Prof Dr syam Qamar Badu (SQB),  Prof Season,  Tokoh Gorontalo Bob Hippy,  Akademisi Dr Sahmin Madinah, Hiramsah Thalib ( Direktur PT AGIT pemegang Kontrak Pengelolaan Pelabuhan Anggrek) , Staff Khusus Wakil Ketua DPR Mikson Yapanto,  Charles Budi Doku, Anggita DPRD Provinsi Gorontalo/Ketua Fraksi Nasdem Yuriko Kamaru,  Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Lola Yunus dan Indriyanti Dunda,  Ketua PKS Kabgor, manan Anggita DPRD kota Gorontalo Hais Nusi,  Ketua Lola Yunus, Ridwan Monoarfa,  Aktifis Paris Yusuf   []

*Wartawan Medgo.ID /PinoguNews.ID (itulis di Kota Istambul Turki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here