Laka Maut Di Balikpapan Renggut Lima Jiwa

Loading...
Loading...

Balikpapan, MEDGO.ID – Kecelakaan lalu-lintas karambol yang melibatkan puluhan kendaraan bermotor terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jum’at (21/1/2022) pukul 06.15 WITA.

Dirlantas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Sonny Irawan, dalam keterangannya mengatakan bahwa kecelakaan maut tersebut terjadi di trafick ligth Muara Rapak, Kota Balikpapan, yang disebabkan oleh sebuah truk kontener Nopol KT-8534-AJ bermuatan kapur pembersih sebanyak 20 ton, yang dikemudikan oleh Muhammad Ali (49 tahun), warga Jalan Tanjungpura No.28 Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, Balikpapan, Kalimantan Timur, mengalami rem blong.

BACA JUGA :  Alasan Rapat, Rusli Habibie Mangkir Sidang Perkara Pencemaran Nama Baik Adhan Dambea

Akibat kejadian tersebut, lanjut Kombes Pol Sonny Irawan, ada enam unit mobil dan 14 unit sepeda motor mengalami kerusakan. Selain itu lampu pengatur lalu-lintas dan pagar pembatas jalan juga mengalami kerusakan.

“Dalam insiden itu, ada 5 orang yang meninggal dunia dan 4 orang luka berat. Untuk korban luka ringan masih dilakukan asesmen. Seluruh korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Khanujoso dan Rumah Sakit Umum Beriman”, tandas Kombes Pol Sonny Irawan.

BACA JUGA :  BBM Langkah, Aksi Penimbunan BBM Marak di Seram Bagian Timur

Dirlantas Polda Kalimantan Timur, lebih jauh menjelaskan kronologi laka lantas maut tersebut.
Kombes Pol Sonny Irawan menuturkan bahwa kejadian laka lantas bermula dari truck kontener nopol KT-8534-AJ pada Jum’at (21/1/2022) pukul 05.00 WITA, memuat kontener ukuran 20 fit berisikan 20 ton kapur pembersih air dari melaju dari Jalan Pulau Balang Km.13 Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, dengan tujuan Kampung Baru, Balikpapan Barat, Balikpan.

BACA JUGA :  Singapura Tanpa Alasan Deportasi Ustadz Abdul Somad

“Di depan Rajawali Foto Km 0,5, pengemudi sudah menurunkan laju truknya namun sesampainya di depan Bank Mandiri remnya sudah tidak berfungsi (blong), sehingga laju truk tidak bisa dikendalikan. Pada saat bersamaan, trafick light Muara Rapak berada di posisi warna merah, sehingga trukpun menabrak apa saja yang ada di depannya”, ungkap Dirlantas. (*).