Keutamaan Buka Puasa dengan Kurma, Sunah Nabi yang Menyehatkan

Keutamaan buka puasa dengan kurma salah satunya adalah bagi kesehatan. Selain sesuai Al Quran dan sunah Nabi, terdapat beragam manfaat yang dapat anda peroleh saat berbuka dengan buah satu ini. Supaya kuat serta sehat dalam menjalankan puasa di tengah andemi Covid-19 saat ini, maka kita perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi serta gizi yang baik.

Hal ini bertujuan, agar daya tahan tubuh dapat terjaga di tengah kondisi saat ini. Salah satu jenis makanan yang sangat dianjurkan untuk anda konsumsi saat berbuka puasa adalah buah kurma. Seperti yang disunahkan Nabi Muhammad, berbuka dengan tiga butir kurma serta segelas air putih saja. Maka, cukup mudah untuk anda terapkan dan sangat menyehatkan.

Keutamaan Buka Puasa dengan Kurma
freemalaysiatoday.com

Mengetahui Keutamaan Buka Puasa dengan Kurma

Buah kurma mempunyai tekstur yang kenyal dengan rasa manis. Selain itu, buah yang berasal dari Arab ini juga mempunyai kandungan nutrisi tinggi dengan beragam manfaat untuk kesehatan. Khususnya mampu mengganti tenaga secara lebih cepat setelah 12 jam berpuasa.

Berikut ini beberapa manfaat kurma untuk berbuka puasa antara lain:

Menyiapkan Perut

Buah kurma mengandung senyawa yang dapat mengaktifkan organ pencernaan. Maka dengan mengkonsumsi kurma saat berbuka puasa dapat menyiapkan perut untuk bisa mencerna lebih banyak makanan lagi setelah seharian perut dalam keadaan kosong saat berpuasa.

Melancarkan Pencernaan

Keutamaan buka puasa dengan kurma selanjutnya adalah melancarkan pencernaan. Tubuh memerlukan adanya serat yang cukup untuk melancarkan pencernaan. Dengan mengkonsumsi kurma secara rutin selama puasa dapat mencegah adanya gangguan pencernaan. Dalam 100 gram kurma terkandung serat sebanyak hampir 7 gram.

Mengkonsumsi kurma saat berbuka puasa merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan asupan serat. Seperti yang kita ketahui, serat mempunyai manfaat untuk kesehatan pencernaan serta mencegah terjadinya sembelit. Dengan demikian, hal ini akan membuat buang air besar anda akan menjadi teratur.

Mengontrol Gula Darah

Selain bermanfaat untuk kesehatan pencernaan, kandungan serta dalam kurma juga dapat bermanfaat untuk mengontrol gula darah dalam tubuh. Serat mampu memperlambat pencernaan serta membantu mencegah kenaikan kadar gula darah yang terlalu tinggi setelah makan. Dengan alasan inilah, maka kurma mempunyai indeks glikemik rendah (GI), yang berfungsi untuk mengukur seberapa cepat gula darah anda naik setelah mengkonsumsi makanan tertentu.

Menyesuaikan Keasaman Darah

Setelah mengontrol gula darah, keutamaan buka puasa dengan kurma lainnya adalah untuk menyesuaikan keasaman darah. Hal ini dikarenakan dalam buah kurma mengandung garam alkali yang mampu menyeimbangkan atau menyesuaikan keasaman darah. Hal tersebut dihasilkan dari asupan karbohidrat yang berlebih serta asupan daging saat berbuka puasa. Penting untuk anda ketahui, kadar asam yang tinggi dalam darah sangat beresiko meningkatkan penyakit asam urat, tekanan darah tinggi, serta batu ginjal.

Mengembalikan Energi

Setelah berpuasa seharian penuh, maka tubuh kita mengalami kekurangan cairan dan tenaga. Di dalam buah kurma mengandung zat yang dapat meningkatkan serta mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Antara lain fruktosa, sukrosa, dan glukosa.

International Journal of Food Sciences and Nutrition juga menunjukkan, bahwa kurma yang kaya akan kandungan nutrisi sangat penting untuk membantu mengembalikan energi dengan cepat. Maka bagi anda yang menjalankan puasa, sangat baik untuk berbuka dengan kurma serta air putih. Maka, mampu mengembalikan energi secara lebih cepat. Selain itu, sebaiknya anda menghindari makanan berlebih sesudahnya.

Keutamaan buka puasa dengan kurma lainnya adalah mampu memberi rasa kenyang yang lebih lama. Kandungan serat dan gula alami dalam kurma mampu memberikan rasa kenyang yang bertahan lebih lama. Hal itulah yang menyebabkan kita sudah merasa cukup kenyang hanya dengan mengkonsumsi beberapa butir kurma. Energinya yang tidak mudah hilang mampu mengganjal perut hingga tiba waktu makan utama setelah shalat Isya dan Tarawih.