DPRD Kabupaten Agam, Desak Pemerintah Pusat Turunkan BBM

Agam, (MEDGO.ID) – Senada dengan Komisi VI DPR RI meminta kepada PT Pertamina (Persero) untuk segera mengevaluasi kembali harga BBM secepatnya. Komisi II DPRD Kabupaten Agam Rizki Abdillah Fadhal dari fraksi PKS  juga bereaksi melihat kondisi daya beli masyarakat di tengah pandemi wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dan dengan mempertimbangkan berbagai sebab akibat yang terjadi, saat dikonfirmasi medgo.id Minggu (19/04) via telpon selular dan Whatsapp (WA).

Menurut Rizki Abdillah Fadhal yang membidangi Perekonomian Masyarakat. “Dengan turunnya harga minyak mentah dunia di kisaran harga lebih kurang USD 20 per barel saat ini, Pemerintah harus segera melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga yang kekinian sesuai dengan harga minyak mentah dunia,” ujarnya.

Selasa (21/04), Komisi II DRPD Kabupaten Agam akan melaksanakan Rapat Komisi dengan mitra kerja Pemerintah Daerah, terkait dampak Perekonomian masyarakat terhadap pandemi Covid-19 ini, serta mengevaluasi secara menyeluruh program-program yang telah dilaksanakan, termasuk dengan kebutuhan BBM maupun Elpiji di Kabupaten Agam. Meskipun tidak bisa mengambil kebijakan terhadap harga BBM, dalam diskusi ini mereka meminta kepada Pemda Agam, untuk menyurati Pemerintah Pusat agar bisa menurunkan harga BBM sesuai kondisi minyak mentah dunia saat ini.

“Kami berharap Pemerintah tidak hanya mengambil untung saja dalam penyediaan BBM bagi rakyat, ditengah rakyat sekarang sedang dalam kondisi krisis secara menyeluruh akibat dampak Pandemi Covid-19,” tambah Rizki.

“Memang menurut kami berapa turunnya, akan disesuaikan juga dengan kondisi dolar terhadap Rupiah saat ini, seperti perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar dan periode pembelian persediaan minyak mentah untuk diolah sebagai BBM yang akan dipasarkan,” tutup nya.

Untuk memastikan dan konfirmasi lebih lanjut, medgo.id juga berusaha menghubungi Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Agam Fatimah, S.Sos,. M.Si yang membidangi masalah harga BBM di Agam, melalui telpon selular dan WA, akan tetapi tidak ada jawaban sama sekali.

Tentunya dangan penurunan harga minyak Dunia yang cukup signifikan, ditambah sebagai pembanding harga BBM yang sangat murah di beberapa negara tetangga, masyarakat menanti kebijakan pemerintah untuk mengkonversi harga BBM dalam Negeri. Karena ini akan sangat berdampak pada stabilitas harga yang tidak menentu, hal ini juga dapat membantu meringankan beban di tengah wabah Covid-19 yang melanda Indonesia. (Hendra Firmanto)

Editor : Surya hadinata

Berita sudah tayang di MEDGO SUMBAR, “DPRD agam Minta Pemerintah,  Menyurati Pusat Minta BBM diturunkan”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here