Debat Perdana 3 Paslon Wako Bukittinggi Berlangsung Sengit

BUKITTINGGI, (MEDGO.ID) — Debat publik pertama antar pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi, malam Minggu (15/11) di Grand Royal Denai Hotel berlangsung cukup menegangkan.

Pasalnya dari ketiga paslon yang maju ke Pilkada Bukittinggi 2020, dua diantaranya merupakan Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi terpilih periode 2016-2020.

Nomor urut satu merupakan paslon Ramlan – syahrizal, nomor urut dua Erman Safar – Marfendi, dan diposisi ketiga ditempati oleh Irwandi – David Khalik.

Tepat pukul 08.00 WIB acara debat publik dimulai, dan akan berlangsung selama 120 menit termasuk iklan yang disediakan oleh KPU Kota Bukittinggi.

Pada menit pertama dibuka dengan penyampaian Visi Misi tiap paslon, lalu dilanjutkan dengan pendalaman Visi Misi tersebut. Sesi ini berjalan cukup santai, tiap-tiap paslon dengan lancar menjawab pertanyaan yang dilontarkan moderator.

Selanjutnya, masuk kepada inti acara yang ditunggu-tunggu yaitu debat politik. Tema yang diperdebatkan diantaranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah, dan memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Kebangsaan.

BACA JUGA :  KSOP Gorontalo Menghindar dan Larang Wartawan Liput Rapat Dua Pembahasan Konteiner Batu Hitam Yang Ditahan

Pada sesi ini, tiap paslon melontarkan pertanyaan demi pertanyaan kepada paslon lain seputar tema dan visi misi yang diperdebatkan. Cukup panas memang, tak disangka dengan gaya politiknya masing-masing, pengamat maupun masyarakat yang menyaksikan acara ini tentu saja bisa menilai, kepada siapa hak suaranya esok akan diberikan.

BACA JUGA :  KSOP Gorontalo Menghindar dan Larang Wartawan Liput Rapat Dua Pembahasan Konteiner Batu Hitam Yang Ditahan

Kota Bukittinggi merupakan kota padat penduduk, dengan luas wilayah 25 Kilometer Persegi, yang terbagi atas 3 Kecamatan, dan 24 Kelurahan. Dengan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 77.656 orang yang terbagi atas perempuan sebanyak 39.625, dan laki-laki sebanyak 38.031 orang.

Selanjutnya pada Pilkada 2020 yang berlangsung pada (09/12) nanti, seluruh DPT di kota wisata ini akan memberikan hak suaranya di 233 TPS.

BACA JUGA :  Ternyata Dua Konteiner Batu Hitam Suwawa Gunakan IPR Bilato

Sebelum sesi debat publik ini ditutup, tiap paslon akan menyebutkan kebijakan apa saja yang akan Ia lakukan bila mana terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi periode berikutnya mengenai pengendalian Covid-19.

Debat publik dan ini natinya akan menjadi pengaruh besar untuk masa depan Bukittinggi dalam dekade berikutnya, sebab disinilah masyarakat menilai siapa yang pantas menjadi pemimpin untuk Kota Bukittinggi. Tak berhenti disini, debat publik kedua akan dilanjutkan pada (29/11) mendatang. (Ayu)

Editor : Surya Hadinata

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here