banner 728x250

Anindya Bakrie : Indonesia Punya Ekonomi Skala Besar dan Growth Story yang Baik

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA, MEDGO.ID – Ketua Dewan Penasihat Bisnis Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau APEC Business Advisory Council (ABAC), Anindya N Bakrie, mengatakan, pemerintah harus terus mendorong agar bagaimana Indonesia bisa mempunyai pengaruh di kawasan Asia Pasifik.

Karena, menurut Anindya, Indonesia mempunyai skala yang besar, baik dari sisi ekonomi maupun jumlah penduduk. Selain itu, mempunyai ‘growth story’ yang bisa dikatakan baik.

banner 336x280

“Kita harus berpikir agar bagaimana Indonesia bisa punya influence di Asia Pasifik,” kata Anindya dalam telekonferensi ‘APEC CEO Dialogues 2020’, Kamis 19 November 2020.

BACA JUGA :  Ketum HIPMI Mardani Maming, Siap Menjadi Narasumber HUT JMSI Ke-2 Kendari

Secara menyeluruh, Anindya menekankan bahwa melalui Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja yang baru disahkan oleh pemerintah beberapa waktu lalu, mencerminkan saat ini Indonesia sangat terbuka untuk dunia bisnis.

“Dan hal ini sangat disambut baik oleh kawan-kawan di APEC dan ABAC,” ujar Anindya.

BACA JUGA :  Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Kapolri: Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Transnasional Makin Optimal

Selain itu, Anindya menekankan perlunya Indonesia dan 20 negara lainnya di kawasan Asia-Pasifik, untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan iklim perdagangan bebas. Hal itu sebagaimana yang tertuang di ‘Bogor Goals’ sejak 1994.

Dimana, negara-negara di kawasan Asia Pasifik yang sebelumnya tercatat sebagai negara berkembang, termasuk Indonesia, bisa segera bertransformasi menjadi negara-negara maju. Dengan dibukanya aspek perdagangan bebas di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Ketum HIPMI Mardani Maming, Siap Menjadi Narasumber HUT JMSI Ke-2 Kendari

“Kita berharap bahwa kita juga bisa berperan lagi ke depannya, dalam menyukseskan ‘Bogor Goals’. Di mana intinya, para negara maju sudah harus melakukan perdagangan bebas,” kata Anindya.

“Jadi kalau di tahun 2010 atau tahun 2020 kita adalah negara berkembang, tapi setelah free trade dibuka, apalagi di masa pandemi Covid-19, maka disinilah Indonesia juga harus terus berperan,” ujarnya. (MDG)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *