Air Mancur dan Pakaya Tower Limboto, Incaran Milenial Juga Berkah Bagi Pedagang

Limboto, (MEDGO.ID) — Pembangunan taman budaya Limboto, terus dikebut, namun antusias masyarakat, khususnya para milenial begitu tinggi.

Seperti yang nampak pada, Sabtu (02/11), gemerlap lampu Taman Budaya, Limboto dipadati pengunjung, mayoritas kalangan muda. Mereka antusias ingin mengabadikan pemandangan air mancur yang dibaluti lampu taman yang berjejer dengan warna-warni lampu silih berganti.

Kelihatanya para pengunjung sangat gembira, walaupun berdesakan, mencari tempat yang cocok, untuk mengabadikan melalui foto selfie dan welfie, yang dilatarbelakangi air mancur yang disinari lampu warna -warni, sepintas memyerupai pelangi.

Beberapa pengunjung saat diwawancarai mengaku bangga, kabupaten gorontalo, khususnya kota limboto, memiliki faailitas yang begitu indah, dan cocok bagi mereka anak muda. Ia juga menuturkan tak mersa rugi apabila mengambil gambar lalu mengupload melalui media soaial, yang akan berdampak bagi ketenaran kota limboto, yang sudah memiliki pakaya tower ditambah lagi air mancur pelangi.

“Bangga dong, daerah kami memiliki fasilitas yang seperti menara dan air mancur seperti ini,” kata irma salah seorang pengunjung, air mancur di Taman Budaya, pada Sabtu (02/11).

Lanjutnya, saat ditanya kepadanya, untuk apa mengabadikan semua momen ditaman budaya, jawanya, “Soalnya indah skali dan perlu untuk dipromosikan tempat ini, supaya teman-teman saya dapat melihat dan berkunjung kesini,”

Memang, awalnya kondisi kota limboto tak seperti sekarang ini, dengan tangan dingin Rahmad Gobel melalui panasonic merenovasi lighting(lampu) yang ada dimenara limboto, yang diganti brand menjadi Pajaya Tower, dimanfaatkan oleh Bupati Nelson Pomalingo, untuk mnambah fasilitas dikaki pakaya tower.

Salah satunya, air tejun yang dihiasi lampu warna-warni, menyerupai pelangi. Warna yang dominan saat air mancur memancarkan airnya, diawali dengan warna hijau, biru, merah, dan kuning. Sama warna lampu yang dipantulkan oleh pakaya tower.

Manfaatnya bagi pedagang semakin terasa dengan adanya air mancur warna-warni, apalgai kalau hari rabu dan sabtu, pengunjung membludak, tentu para pedagang kecipratan pelanggan pelanggan makanan, minuman dan juga mainan anak.

https://www.instagram.com/p/B4XXYZQBmwp/?igshid=kb9cu9nwkhww

 

PiBegitu penuturan pedagang ayam lalapan yang berjualan dekat Taman Budaya dengan fasilitas yang dapat merefresh pikiran dan pandangan, berupa air macur dan pakaya tower.

“Kami salut berbagai terobosan pemerintah, semoga saja kondisinya dapat dijaga dan lebih ditingkatkan, agar para pengunjung meras betah, dan kami sebagai pedagang akan menikmati dampaknya,” pungkas eko pedagang ayam lalapan.(MDG-05)