PNS Masa Kerja 10 Dan 20 Tahun Mendapat Penghargaan

POHUWATO, MEDGO.ID – Dilingkungan Pemda Kabupaten Pohuwato, Pemerintah Pusat memberikan penghargaan satya lencana kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Senin, (22/5/23)

 

Penghargaan tersebut adalah Tanda kehormatan yang diberikan atau yang dianugerahkan kepada Pegawai Negeri Sipil itu masing-masing PNS yang masa kerja 10 tahun dan masa kerja 20 tahun.

 

Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia itu diserahkan oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati, Suharsi Igirisa, kepada perwakilan masing-masing untuk masa kerja 10 tahun yang diwakili Ramlan Kadir,S.Pd dan masa kerja 20 tahun diwakili Fitriyadi Rahman,S.Pd.

 

Terdapat 38 ASN di Kabupaten Pohuwato yang mendapat penghargaan satya lencana yakni masa kerja 10 tahun 33 orang dan masa kerja 20 tahun 5 orang.

 

Dalam kesempatan itu, dilakukan juga penyerahan santunan duka yang diterima ahli waris Almh. Widiyastuti Mbuinga, Alm. Ardian Zakaria, Alm. Supardi Koem, dan Almh. Patniwaty Rahman.

 

Selain itu, diserahkan juga surat keputusan (SK) Pensiun batas usia pensiun (BUP) kepada Ramang Abas Pakaya, dan SK Pensiun janda duda, alm. Sarton Mantulangi. yang diserahkan Bupati Saipul, dan didampingi langsung Wabup Suharsi Igirisa, bersama Sekda Iskandar Datau, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pohuwato.

 

Selaku pemerintah daerah, Bupati Saipul dan Wabup Suharsi mengucapkan selamat kepada ASN terutama yang memperoleh penghargaan dari Presiden Republik Indonesia atas dedikasi selama menjadi ASN yang sudah memasuki masa kerja 10 tahun dan 20 tahun.

 

Selanjutnya kepada ahli waris, Bupati menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang dialami oleh keluarga baik anak, istri/suami, orang tua maupun saudara yang ditinggalkan.

 

Semoga saja almarhum/almarhumah beroleh tempat yang layak disisi Allah dan segala amal baik bernilai pahala dan insyaallah pula segala pengabdian bisa bermanfaat dan berguna bagi daerah, bangsa dan negara.

 

“Apa yang dirasakan oleh keluarga almarhum/almarhumah kami pun turut merasakannya, karena yang meninggal ini adalah ASN yang tentu duka bapak dan ibu adalah duka kami pula. Olehnya kita semua berdoa semoga Allah SWT dapat mengampuni dosa-dosa mereka serta diterangi dan dilapangkan kuburnya”,ungkap Bupati Saipul Mbuinga.