UNG Menggelar Kegiatan PKKMB Tahun 2020 Secara Virtual

Pembukaan PKKMB UNG 2020 (Foto: Bayu Harundja)

GORONTALO– (MEDGO.ID) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dengan pertama kalinya menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) secara virtual, pada Senin (21/09/2020).

Kegiatan yang bertajuk “Membentuk Generasi Milenial Yang Berilmu, Berkarakter, Unggul Dan Berdaya Saing” menjadi tema PKKMB tahun ini, serta #DaringTapiTidakBoring adalah tagline yang menjadi ciri khas pada PKKMB kali ini.

PKKMB UNG 2020 Di Adakan Secara Virtual (Foto: Bayu Harundja)

Kegiatan yang di hadiri Rektor UNG, Wakil-wakil Rektor masing-masing bidang, Presiden BEM UNG, Dekan masing-masing Fakultas, serta 22 mahasiswa baru yang mewakili tiap-tiap Fakultas, dan seluruh mahasiswa sekitar 4.067 mahasiswa baru yang mengikuti secara virtual via zoom.

Rekto UNG Bersama Wakil Rektor Masing-Masing Bidang dan Presiden BEM UNG (Foto: Bayu Harundja)

Rektor UNG, Eduart Wolok, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada mahasiswa baru yang berasal dari 27 provinsi di Indonesia.

“Alhamdulilah Universitas Negeri Gorontalo menerima mahasiswa baru berasal dari 27 Provinsi dari 34 Provinsi di Republik ini. Ini menandakan bahwasanya keberadaan Universitas Negeri Gorontalo terus mendapatkan apresiasi dan kepercayaan dari seluruh calon mahasiswa baru yang berada di pelosok negeri ini”, ujar Eduart.

Rektor UNG, Eduart Wolok (Foto: Bayu Harundja)

Lanjut Eduart, tercatat 4.123 mahasiswa baru yang tercatat di Sistem Akademik Terpadu (SIAT) dan 56 mahasiswa baru yang tidak mengikuti PKKMB secara virtual karena adanya beberapa hal.

“Dari jumlah tersebut tinggal 56 mahasiswa yang belum sempat bergabung pada kegiatan di pagi hari ini, belum sempat gabungnya mahasiswa baru itu mungkin ada beberapa hal. Dan kami berharap itu bukan dikarenakan kesulitan jaringan, karena ini akan mempengaruhi proses perkuliahan kedepan”, ujar Eduart.

Dan Eduart juga menyampaikan jika terjadi kesulitan jaringan di lokasi mahasiswa baru, Eduart menuturkan bahwa akan mencari solusinya karena itu merupakan tanggung jawab dari Universitas Negeri Gorontalo.(Ubay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here