UGM Intensifkan Promosi Kesehatan Cegah Penyebaran Covid-19

Yogyakarta, (MEDGO.ID) — UGM terus melakukan tracing terhadap 1 mahasiswanya yang baru saja lulus terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil sementara, 3 orang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes swab.

Ketua Satgas Covid-19 UGM Dr dr Rustmadji MKes menyebutkan, UGM melakukan tracing secara intensif terhadap Civitas akademikanya yang sebelumnya pernah melakukan kontak dengan alumnus terkonfrimasi positif Covid-19.

“Dari tracing pada orang yang terindikasi kontak erat dengan yang bersangkutan ditemukan 3 diantaranya dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes swab,” jelasnya saat dihubungi Senin (3/8).

Kredit Mobil Gorontalo

Adji menyampaikan tiga orang yang dinyatakan positif Covid-19 meliputi 2 tenaga kependidikan (tendik) dan 1 mahasiswa di Fakultas Teknik UGM. Tenaga kependidikan yang tertular merupakan pegawai yang pernah berkontak erat saat melayani pengambilan ijazah. Sedangkan 1 mahasiswa merupakan teman satu kontrakan dengan alumnus tersebut.

“Saat ini kita sudah berikan perawatan dan lakukan isolasi pada sivitas yang terkonfirmasi positif Covid-19,” katanya.

BACA JUGA :  Di Harkitnas ke-166, Bupati Saipul Serahkan SK 555 PPPK Pohuwato

Selain melakukan swab pada sivitas UGM yang pernah berkontak erat dengan alumnus tersebut, Adji menyampaikan pihaknya juga melakukan rapid test pada sivitas yang memiliki kontak tidak terlalu erat.

“Ada sekitar 20-an orang yang kita rapid dan kita pantau terus untuk dilakukan rapid kedua pada tanggal 7 Agustus depan. Sementara ini kami minta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan kita juga sediakan tempat isolasi,” jelasnya.

BACA JUGA :  Rudy Salahudin Kagum dengan Keramahan Warga dan Pemerintah Gorontalo

Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di lingkungan kampus, Adji mengatakan UGM terus melakukan tracing dan mengintensifkan promosi kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Promosi kesehatan yang dilakukan terkait pemakaian masker yang benar mulai dari cara menggunakan hingga melepas, menjaga jarak , mencuci tangan, dan pembatasan waktu layanan kantor.

Sementara Dekan Pengganti antar Waktu Fakultas Teknik UGM Ir Muhammad Waziz Wildan MScPhD menyampaikan kronologi alumnus asal Kamboja yang dinyatakan positif Covid-19. Sebelum berangkat ke negara asalnya, alumnus tersebut telah melakukan rapid tes di Yogyakarta dengan hasil non reaktif. Selanjutnya,sesaat tiba di Kamboja melaksanakan tes swab mandiri mengikuti prosedur setempat dengan hasil terkonfirmasi positif Covid-19.

BACA JUGA :  Bulan Mei, Menteri Pertanian Hadiri Panen Raya di Pohuwato

“Saat mendapat kabar dari yang bersangkutan bahwa hasil swab positif Covid-19, kami bersama Satgas Covid-19 UGM langsung melakukan tracing kepada orang-orang yang pernah berkontak baik kontak erat maupun tidak erat,” paparnya.

Waziz mengatakan tracing segera dilakukan karena sebelum kembali ke Kamboja, alumnus tersebut sempat mengunjungi kampus untuk mengambil ijazah di KPFT. Selain itu mengurus berkas-berkas di Departemen Teknik Kimia.

Berikutnya melakukan pemeriksaan berupa rapid test dan atau tes swab kepada orang-orang yang pernah berkontak erat maupun tidak erat. Lalu mendisinfeksi ruang-ruang yang pernah digunakan oleh sivitas yang dinyatakan positif Covid-19. Selain itu menutup layanan kantor sementara waktu mulai 3-5 Agustus 2020. (Sukron)