Tradisi Unik Komunitas Koko’o Kembali Digelar di Hari Pertama Ramadhan

Kota Gorontalo, Medgo.id — Sudah menjadi agenda tahunan, antusias warga Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo yang tergabung dalam Komunitas Koko’o Talumolo kembali menggelar tradisi unik dalam membangunkan sahur.

Mulai dari depan Rumah Dinas Walikota Gorontalo dan berakhir di Kelurahan Talumolo, ratusan warga mulai dari anak-anak hingga orang tua berjalan kaki sambil memegang kentongan bambu untuk membangunkan warga guna menyantap santapan sahur.

BACA JUGA :  Aksi Pencurian dan Pembunuhan Nenek di Batubara, Ternyata Pelakunya Masih ABG

Nama Koko’o ini dalam bahasa Gorontalo yang artinya Ketuk Sahur. Mereka memukul kentongan yang terbuat dari bambu secara bersama-sama sambil berkeliling kampung.

Ketua Panitia Pelaksana, Undra Urumi menjelaskan bahwa kegiatan yang diikuti kurang lebih 500 orang warga ini sudah menjadi tradisi turun temurun, awalnya Koko’o dilakukan hanya secara tradisional. Namun, seiring berjalannya waktu kini kegiatan Koko’o banyak dinantikan masyarakat.

BACA JUGA :  PB HMI Desak Pimpinan MPR Lantik Tamsil Linrung

“Pelaksanaan ini sebenarnya dilaksanakan seterusnya tapi yang puncaknya itu di hari pertama dengan di hari terakhir, dan dengan berjalannya waktu warga mulai gunakan gentongan dan dikalaborasikan dengan sound system’ dan alat musik drum,” tutur Undra

Hanya saja, kegiatan yang dibuka oleh Risman Taha selaku Ketua DPD LPM Kota Gorontalo ini, kata Undra, ada permintaan yang diharapkan oleh Komunitas Koko’o untuk mendatangkan salah satu Artis Religi Indonesia dalam memeriahkan kegiatan tersebut.

BACA JUGA :  Pemerintah Pastikan Program Konversi Kompor Listrik Belum Diberlakukan Tahun Ini

“Harapan kami panitia dan juga warga agar dapat menghadirkan Artis Religi yakni Ustad Opick untuk bisa tampil live disini, karena dalam lantunan musik yang kami bawakan adalah lagu dari Artis tersebut, “pungkasnya. (IH)