Tingkatkan Imunitas dan Kesehatan Paru Dengan ‘Si Pembawa Pesan Dari Para Dewa’

KENDAL, MEDGO.ID – Tumbuhan perdu ini berasal dari pantai timur Amerika Selatan, yang meliputi Suriname, Guyana Prancis, Brasil bagian selatan, dan sebagian Paraguay, Argentina, serta Uruguay, dikenal dengan nama latin Eugenia uniflora L, ada yang menyebutnya sebagai pohon pitanga, Suriname Cherry, Brazilian Cherry, atau Cayenne Cherry.

Tanaman perdu ini tingginya bisa mencapai 5 – 8 meter, dengan batang pohon tegak, berkayu, dan kulit kayu berwarna coklat.

Banyak ditemukan di Jawa, Sumatera, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.
Di Jawa, banyak dijumpai di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Dialah “Si Pembawa Pesan Dari Para Dewa”, dan orang Indonesia menyebutnya sebagai tanaman “Dewandaru”.

Selain terkenal karena mitosnya, tanaman Dewandaru ternyata juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh.

Tanaman Dewandaru adalah salah satu tanaman yang digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk jamu tradisional secara turun-temurun, sejak ratusan tahun silam.

Daun Dewandaru memiliki beragam manfaat dan kelebihan, selengkapnya seperti di bawah ini:
1. Meningkatkan Sistem Imun tubuh.
Kandungan antioksidan yang terdapat dalam daun Dewandaru, mampu meningkatkan sistem Imunitas atau kekebalan tubuh, dari ancaman penyakit ringan hingga berat seperti kanker dan lainnya.

2. Menyehatkan Paru-paru.
Kandungan antibakteri dalam daun Dewandaru berkontribusi terhadap pemberantasan Streptococcus pneumoniae, yang juga telah dibuktikan secara ilmiah.

Salah satu bakteri yang menyebabkan menurunnya kesehatan paru-paru manusia adalah Streptococcus pneumoniae. Bakteri ini bersifat patogen bagi manusia.

3. Menangkal Radikal Bebas.
Tingginya kandungan senyawa dalam daun Dewandaru, berkhasiat untuk mencegah radikal bebas.

Penjelasan ilmiah terletak pada efek anti-radikal yang tinggi dari ekstrak kloroform, etil asetat dan etanol yang ditemukan pada daun Dewandaru.

Selain itu, ada juga senyawa kimia yang termasuk dalam kelompok antioksidan dan ditemukan pada daun Dewandaru, termasuk yang dari kelompok polifenol, vitamin C, vitamin E, beta-karoten, dan katekin.

4. Antioksidan Alami.
Daun Dewandaru adalah sumber antioksidan yang tinggi karena senyawa fenolik dan polifenol yang dikandungnya.

Selain itu, daun Dewandaru juga mengandung flavonoid, saponin, tanin dan Vitamin C.

5. Mencegah Kanker.
Pencegahan kanker jinak dan ganas dapat dilakukan dengan minum air rebusan daun Dewandaru secara rutin.
Senyawa fenolik yang terkandung dalam daun Dewandaru akan mampu melawan pertumbuhan kanker dalam tubuh.
Diketahui, salah satu penyebab dari penyakit kanker adalah radikal bebas.

6. Antibiotik Alami.
Manfaat daun Dewandaru juga dapat bertindak sebagai antibiotik alami. Antibiotik digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi akibat bakteri.

7. Mengobati Rasa Sakit.
Ternyata khasiat daun Dewandaru juga dapat digunakan sebagai analgesik atau pereda rasa sakit yang disebabkan oleh berbagai penyakit dengan efek samping sangat kecil.

8. Mengobati Diare.
Diare, yang dapat disebabkan oleh bakteri atau kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat serta kebiasaan makan yang tidak sehat. Mereka hanya dapat diobati dengan konsumsi daun Dewandaru secara teratur.

9. Mengobati Disentri Basillar.
Mencegah dan mengobati disentri basilar, yang disebabkan oleh bakteri Shigella ketika infeksi terjadi di usus besar.

8. Mengobati Rematik.
Bagi para lansia, penyakit reumatik adalah momok. Manfaatkan daun Dewandaru untuk mengobati rematik dengan cara merebus atau menyeduh daun Dewandaru dan mengonsumsinya secara teratur.

9. Membasmi Sel Tumor.
Penelitian secara ilmiah telah membuktikan bahwa daun Dewandaru dapat memberantas tumor.

Penelitian yang dilakukan oleh Walker et al. (2005), bahwa kandungan minyak atsiri dalam daun Dewandaru memiliki aktivitas sitotoksik secara invitro terhadap sel-sel tumor manusia.

10. Mengobati Sakit Gigi.
Bahan-bahan seperti minyak esensial juga merupakan bagian dari daun Dewandaru ini.

Dengan minum air rebusan daun Dewandaru, akan menghilangkan rasa sakit karena sakit gigi, serta mencegah peradangan akibat sakit gigi.

11. Melindungi Organ Hati.
Kandungan etil asetat dan etanol dalam daun Dewandaru, akan mampu menjaga kesehatan organ hati.
Seperti kita ketahui, hati adalah organ metabolisme terbesar dan terpenting dalam tubuh, yang berfungsi untuk menyimpan dan menyaring darah.
Penggunaan obat-obatan yang mengandung parasetamol, sangat beresiko menurunkan kesehatan dan fungsi dari hati.

12. Menurunkan tekanan darah.
Bagi penderita hipertensi, bisa mengonsumsi rebusan daun Dewandaru secara teratur.

13. Anti bakteri.
Kandungan yang terdapat di dalam daun Dewandaru, akan membasmi bakteri patogen dalam tubuh.

Membuat ekstrak daun Dewandaru
Petik daun Dewandaru secukupnya, dan keringkan di dalam suhu ruangan (jangan langsung di bawah sinar matahari).
Setelah kering, tumbuk atau blender dan disimpan di dalam wadah (stoples).

Penyajian

Masukkan 20 gram (1 sendok makan) ekstrak daun Dewandaru ke dalam gelas dan seduh dengan air panas. Biarkan hingga hangat-hangat kuku, seduhan daun Dewandaru siap diminum. (*).