Terkait Ibu Ratna, Ketua DPRD Arifin Olii Minta Dikes Bolsel Turun Tangan

Bolsel, (MEDGO.ID) — Penderitaan yang dialami oleh Warga Bolmong selatan (Bolsel), Ratna Ahi (44), yang menderita penyakit kelainan pada bagian perutnya yang terus membeangkak, akibat tidak adanya tindakan medis lanjut.

Mendapatkan perhatian serius dari Pimpinan dewan Bolsel, ia meyayangkan kelapaan dari dinas terkait yang semestinya memberikan perhatian yang ekstra, terhadap ibu Ratna, padahal penyakitnya sudah berjalan begitu lama.

Tak punya biaya berobat, Perut Ratna Terus Membesar

“Terus terang kami prihatin dengan kondisi Ibu Ratna Ahi, untuk itu kami harapkan Dinas Kesehatan agar segera  mengambil tindakan nyata terkait kondisi ibu Ratna yang terus menurun,” kata Arifin Olii Ketua DPRD Kabupaten Bolsel, saat diwawancarai pada Selasa (11/12) diruang kerjanya.

Kredit Mobil Gorontalo

Lihat juga : Tak Punya  Biaya Berobat, Perut Ratna Ahi Terus Membesar 

Arifin heran dalam waktu yang terbilang lama Ibu Ratna menderita, pihak dinas kesehatan sepertinya kurang mendapatkan informasi adanya waarga Bolsel yang memiliki keterbatasan biaya dalam melakukan pengobatan ke Manado.

BACA JUGA :  Penjagub Gorontalo Roboh Saat Apel Korpri, Namun Tetap Semangat Lanjutkan Tugas

“Kami juga menyayangkan, penderitaan ibu Ratna yang begitu lama, pihak dinas tidak mengetahuinya. Ini akan menjadi perhatian kami  bagi dinas tersebut dalam memebrikan pelayanan bagi masyarakat,” tegas Arifin.

BACA JUGA :  Ratusan Warga di Bone Bolango Kembali Terima Bansos PKH dan BPNT 

Lihat juga : Komunitas Milenial Bifi Merah Galang Dana Buat Ibu Ratna 

Arifin berharap tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain, hanya perlu dicarikan jalan keluar agar penderitaan ibu Ratna Ahi ini secepatnya pulih. Olehnya Arifin Olii selaku ketua DPRD Bolsel bersama jajaran Fraksi PDI Perjuangan akan menggalang dana untuk membantu ibu Ratna. Dan mengaku bangga dengan apa yang dilakaukan oleh komunitas Bifi Merah yang segera melakukan langkah konkrit menggalang dana alah kadarnya sebagai bentuk kepedulian terhadap penderitaan ibu Ratna.(MDG-05/ Paisal T)