SCW Laporkan Proyek Lapangan Basket Unsrat Senilai 6,3 M Diduga Markup

SCW Laporkan Proyek Lapangan Basket Unsrat Senilai 6,3 M Diduga Markup
Foto lokasi pekerjaan proyek 6,3 M Universitas Samratulangi Manado (Foto Dok SCW)

Manado, MEDGO.ID — Sulut Corruption Watch (SCW) melaporkan dugaan korupsi beberapa pekerjaan proyek di Unsrat (Universitas Sam Ratulangi). Satu diantaranya adalah pembangunan lapangan tenis dan basket.

SCW Laporkan Proyek Lapangan Basket Unsrat Senilai 6,3 M Diduga Markup
Pengumuman Pemenang lelang oleh LPSE Kemendikbud (Capture Website )

Disebutkan dalam surat yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, itu bahwa pada tahun anggaran 2020 Unsrat membangun lapangan tenis dan basket bernilai 6,2 milyar rupiah lebih anggaran APBN.

BACA JUGA :  Penggugat Mangkir, Majelis Hakim PTUN Izinkan Pembangunan Masjid At Tabayyun

Data SCW luas lapangan tersebut sekitar 800 meter persegi yang dicor dan dipasangi kanopi sekitar 600 meter persegi. Hanya satu lapangan tapi berfungsi untuk dua kegiatan olahraga berbeda, tenis dan basket.

GCW Minta Kejati Seriusi Laporan Pungli 21 Milyar Dana TPP ASN Kabgor
Koordinator SCW Dezwerd Gouzira

Menurut laporan SCW harga pekerjaan tersebut tidak wajar, terdapat potensi markup. SCW sudah menghitung nilainya.

Masih mengutip surat SCW, PT CAL disebut sebagai pemenang lelang tetapi, sesuai laporan yang diterima, Bahua proyek diduga dikerjakan oleh pejabat proyek atas perintah oknum Pelanar tinggi Unsrat.

BACA JUGA :  Aparat Tutup Mata adanya Aktifitas Tambang Ilegal Batu Hitam Galena Bone Bolango

Koordinator SCW Deswerd Zougira mengatakan nilai proyek itu secara kasat mata, sangat mahal dibandingkan tampilan fisiknya. Tak perlu ahli menilai, orang awam saja bisa menaksir harganya tidak wajar, sehingga aparat penegak hukum harus segera menyelidikinya. “Kami berharap Kejaksaan Tinggi bisa segera mengusutnya, ” pinta aktivis antikorupsi yang juga advokat itu.

rektor unsrat
Rektor Universitas Samratulangi Manado Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA (Foto Unsrat.ac.id)

Saat dikonfirmasi ke pihak Unsrat Manado, tak mendapatkan respon. Padahal Redaksi MEDGO.ID Sudan berusaha menghubungi melalui sambungan telpon dan Whatsapp.

BACA JUGA :  Diduga Hasil Pungli, Kejari Blora Sita Uang Sebanyak 865 juta

Nada dering sambungan  handphone 0811-433-XXX terpampang foto Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA  nampak tersambung namun, take digubrisnya. Begitupun Pesan melalui Whatsapp, terkonfirmasi diterima namun tak dibacanya, paschal, sebelum dikirim Pesan untuk konfirmasi terlihat Rektor aktif menggunakan handphonya pads pukul 16.22 WITA.

Sementara redaksi mengirim Pesan pada pukul 16.11 WITA, tak dibuka oleh nomor Rektor Universitas Samratulangi Manado, sampai pukul 16.27 WITA. Sampai berita ini dimuat, redkasi sudah berusaha menghubungi namun tak ditanggapi, padahal sudah disampaikan untuk konfirmasi proyek lapangan basket senilai 6,3 M.(MDG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here