Usai Mundur dari Partai Gerindra. Sandiaga Uno Masih Gantung PPP

Jakarta — Sandiaga Uno telah resmi mundur dari Partai Gerindra. Sandiaga menegaskan bahwa dirinya belum bergabung dengan PPP karena ada tahapan yang harus dilalui.

“Temen-temen mohon sabar, karena itu mengharuskan kita untuk melalui beberapa tahapan dan pemikiran, sampai saat ini belum (bergabung PPP). Sampai saat ini masih terus melihat peluang karena yang harus kita perjuangkan, itu adalah pemikiran kita,” kata Sandiaga Uno di Bogor, Rabu (26/4/2023).

“Bagaimana kita bisa memberikan suatu kontribusi suatu sumbangsih, bukan hanya kita mundur karena akan mengambil suatu peluang yang terkesan nanti tidak dipikirkan matang-matang, tapi harus ada tahapan yang harus dipikirkan, harus ada kesesuaian pemahaman pemikiran dan gagasan, dan itu adalah langkah-langkah yang kita tempuh dalam beberapa minggu dan beberapa bulan ke depan,” sambungnya.

Kredit Mobil Gorontalo

Sandiaga menyebut, saat ini komunikasi dengan PPP masih berjalan dengan baik.

“Banyak komunikasi dengan PPP, tapi juga partai-partai lain. Saya sampaikan ini yang menjadi pemikiran kita,” kata Sandiaga.

BACA JUGA :  Tanpa Viki Prasetyo, Salahudin Datang ke KPU Pohuwato Menyerahkan Syarat Dukungan Pilkada 2024

“Komunikasi selalu dengan masyarakat, komunikasi dengan para tokoh-tokoh bukan hanya politik, tapi yang ingin memberikan harapan ke depan ini akan saya sampaikan kepada teman-teman yang ada di partai politik,” tambahnya.

BACA JUGA :  Tanpa Viki Prasetyo, Salahudin Datang ke KPU Pohuwato Menyerahkan Syarat Dukungan Pilkada 2024

Diketahui, Sandiaga Uno secara resmi sudah mundur dari Partai Gerindra. Ia meminta maaf sekaligus berterima kasih kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Pertama-tama tentunya saya baru saja mengambil suatu keputusan langkah yang telah saya pertimbangkan beberapa bulan terakhir. Dimana saya memutuskan untuk mundur secara resmi dari Partai Gerindra,” katanya.

BACA JUGA :  Tanpa Viki Prasetyo, Salahudin Datang ke KPU Pohuwato Menyerahkan Syarat Dukungan Pilkada 2024

“Tentunya dengan ucapan permohonan maaf kepada Pak Prabowo mungkin ada salah khilaf kealfaan saya selama hampir satu dekade bersama dengan Gerindra, membersamai beliau di Pilpres 2014, Pilgub DKI 2017, dan juga Pilpres 2019. Tentunya saya juga mengucapkan terimakasih banyak sekali pelajaran yang saya petik sebagai seorng yang junior dalam berbangsa dan bernegara,” sambungnya. (azh/azh/detik.com)