Rektor UNG Dr Eduart Wolok : Bershalawat Jauhkan Paham Radikalisme dari Kampus

Rektor UNG Dr Eduart Wolok, saat menyampaikan bahwa shalawat dapat menangkal paham radikalisme dari kampus (Foto humas UNG)
Loading...
Loading...

Gorontalo, MEDGO.ID – Menanamkan rasa untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara merupakan salah satu tujuan Universitas Negeri Gorontalo menggelar UNG Bershalawat dan Doa Bersama. Hal ini diungkapkan oleh Rektor Universitas Negeri Gorontalo Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT pada sambutannya pada kegiatan tersebut pada Selasa, (24/5) bertempat di halaman Rektorat Universitas Negeri Gorontalo.

BACA JUGA :  Demi Kemajuan Negara, Pemilu 2024 Diharapkan Tak Sekedar Perebutan Kekuasaan

“Lewat kegiatan ini kita ingin menanamkan kepada adik-adik mahasiswa agar supaya senantiasa menjaga keutuhan bangsa dan negara dan menjauhi paham radikalisme yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Demi Kemajuan Negara, Pemilu 2024 Diharapkan Tak Sekedar Perebutan Kekuasaan

Ia menilai kegiatan tersebut sangat penting karena kampus merupakan salah satu tempat yang menjadi pintu masuk untuk paham radikalisme.

“Saya tidak ingin itu terjadi di UNG. Lewat kondisi dan keadaan pada malam hari ini kita doakan bersama agar senantiasa dijauhkan dari kondisi seperti itu,” harapnya.

BACA JUGA :  Demi Kemajuan Negara, Pemilu 2024 Diharapkan Tak Sekedar Perebutan Kekuasaan

UNG Bershalawat dan Doa Bersama dihadiri lebih dari 2000 orang. Kegiatan ini diawali oleh pembacaan Maulid Al-Mahmud oleh Majelis Muhyin Nufuus Gorontalo, lalu dilanjutkan dengan tausiyah oleh KH. Rasyid Kamaru, M.Pd.I. Habib Salim Al-Jufri, Lc. dan K.H. Abdullah Aniq Nawawi, LC., MA.(*)