Penjagub Gorontalo Akan Bentuk Panitia Baru Pembangunan Islamic Center

Kota Gorontalo, MEDGO.ID – Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya terus menseriusi rencana pembangunan masjid raya dan Islamic Center Gorontalo. Menurutnya, rencana pembangunan masjid ini harus dimulai dari penetapan lokasi hingga saat ini belum jelas pembangunannya. Selain itu pula keberadaan panitia yang dibentuk dalam SK yayasan Islamic Center juga perlu diperbaiki.

“Ketua pembina yayasan itu pak Hamka yang juga merupakan PJ gubernur tahun sebelumnya. Nanti kita akan bernegosiasi dengan beliau, karena berada di Jakarta. Kita perlu yang benar-benar ada di Gorontalo jika ingin segera menentukan lokasi Islamic Center. Saya berencana akan membentuk panitia baru dengan SK Gubernur,” ujar Ismail Pakaya saat memimpin rapat terkait Islamic Center, di Aula Rujab Gubernur, Rabu, (1/5/2024).

Meskipun saya akan membentuk panitia melalui SK Gubernur, namun hal ini tidak akan mempengaruhi atau mengubah SK yayasan Islamic Center yang sudah ada sebelumnya. Ismail tekanan kehadiran panitia dengan SK Gubernur ini akan membantu panitia yang sudah ada. Orang-orangnya bisa saja sama, tapi susunan panitiannya akan berbeda.

Kredit Mobil Gorontalo

“Jadi, sekarang panitia yayasan sendiri tidak boleh. Karena yayasan adalah bagian dari panitia yang akan dibentuk oleh Gubernur. Oleh karena itu, tadi saya sampaikan akan ada bidang pengumpulan dana melalui yayasan, oleh yayasan akan digunakan untuk pembangunan masjid. Intinya akan terpakai di SK yayasan dan SK gubernur,” jelasnya.

Untuk penempatan lokasi masjid raya dan islamic center sendiri yang sebelumnya diwacanakan akan dibangun di Kelurahan Moodu ataupun di kompleks Danau Limboto, penjagub menyarankan segera laporkan secara detail melalui kajian kajian lokasi dari segi konstruksi bangunan. Untuk Pemprov yang juga menyarankan Islamic Center dibangun di seputaran GORR agar segera dimasukkan kajiannya.

“Setelah ada penetapan lokasi, kami akan meminta persetujuan kembali dari DPRD Provinsi Gorontalo. Setelah ada persetujuan, maka panitia pembangunan akan mulai bekerja mulai dari proses perencanaan, pengadaan barang sampai dengan pembangunan,” tutur Ismail.

Tekait anggaran, disebutkan bahwa saat ini dana yang dikumpulkan di yayasan islamic center kurang lebih sebesar Rp3,05 miliar, yang merupakan kontribusi dari seluruh ASN Pemprov Gorontalo sejak empat tahun yang lalu. Untuk mempercepat pembangunan masjid yang rencananya akan menjadi ikon Serambi Madinah ini, Ismail berharap sumbangan dana yang sama dari pemda kabupaten/kota.