Pangdivif 2 Kostrad Buka Kejurnas Karate Championship 2023

Malang, MEDGO.ID – 4th National Open Karate Championship 2023 Kembali Digelar dan di buka secara resmi oleh Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr. (Han) di GOR Vira Cakti Yudha Madivif 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (06/05/2023).

Kejurnas yang digelar Divif 2 Kostrad diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-62 Divif 2 Kostrad dan pembinaan teritorial serta mencari bibit atlet karate sekaligus meningkatkan prestasi pada bela diri Karate.

Kejuaraan yang berlangsung selama 2 hari dimulai tanggal 6 sampai dengan 7 Mei 2023 tersebut diikuti oleh 98 Kontingen, yang terdiri dari 30 kontingen TNI/Polri dan 68 kontingen sipil dengan total peserta atlet sebanyak 1643 orang.

Kredit Mobil Gorontalo

Pembukaan Kejurnas Karate Championship 2023 yang di buka Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr. (Han), turut pula dihadiri Kasdivif 2 Kostrad, Irdivif 2 Kostrad, Asren Divif 2 Kostrad dan para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, para Dansatjar Divif 2 Kostrad, Dewan Wasit PB FORKI, Ketua Umum FORKI Jatim, Ketua FORKI Kota dan Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Pangdivif 2 Kostrad menyampaikan melalui kejuaraan ini diharapkan dapat terjalin silaturahmi dan keakraban sehingga saling menumbuhkan ikatan persaudaraan di antara para atlet, serta untuk terus mengasah kemampuan agar dapat lebih berprestasi di masa mendatang.

BACA JUGA :  Tien Mobiliu Apresiasi Upaya Dinas Pangan Kota Gorontalo Atasi Stunting

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan 4th National Open Karate Championship 2023. Semoga seluruh rangkaian kegiatan kejuaraan dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib,” tuturnya

BACA JUGA :  HSK Sapa Masyarakat Toto Selatan, Tekankan Kebersamaan dalam Pembangunan Bone Bolango

“kepada para atlet agar memanfaatkan event ini dengan sebaik-baiknya, Tampilkan yang terbaik dengan watak kesatria dan tegakkan rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi”, Pungkas Pangdiv. (Gustyo)