Lokasi Obyek Wisata Lombongo Jadi Perhatian Penjagub Gorontalo

Bonebol, MEDGO.ID – Lokasi obyek wisata Lombongo yang terletak di Desa Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango menjadi perhatian Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya. Menurutnya, lokasi wisata ini harus terus diperbaiki. Ismail mengajak Pemerintah Bone Bolango untuk sama – sama serius memperhatikan taman wisata alam dan air panas ini.

“Suatu waktu di akhir tahun 2022 bersama ibu dan teman-teman staf kami datang, ternyata kolam renang tidak ada airnya. Jadi ada janji kami di sini. Nah, Pak Kadis Pariwisata saya mohon untuk menjadi perhatian kita. Tapi, saya mohon maaf karena APBD 2024 itu belum terakomodir. Jadi kita catat saja, insyaallah masih ada kemampuan nanti kita bicarakan di APBD induk 2025. Bicarakan dengan ibu Bupati Bone Bolango,” ujar Ismail Pakaya saat melihat langsung obyek wisata Lombongo, pada puncak Festival Maleo 2023, Sabtu, (25/11/2023) .

Objek wisata Lombongo ini sendiri merupakan salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Bone Bolango yang memiliki panorama alam yang indah, air sungai yang jernih, kolam serta pemandian air panas alami. Namun pada tahun 2007, sebagian fasilitas di obyek wisata tersebut rusak parah akibat banjir bandang. Hingga saat ini antara Pemprov Gorontalo dan Pemkab Bone Bolango masih terus memperbaiki Lombongo.

BACA JUGA :  Ribuan Masyarakat Batu Bara Ikuti Gebyar Bersih Narkoba

“Walaupun sudah terbagi wilayah antara Pemprov dan Bone Bolango, tapi ini sama – sama milik Gorontalo, harus menjadi perhatian kita bersama. Apalagi di Bone Bolango cukup banyak wisatanya. Wisata pantai di sini banyak termasuk yang terkenal taman wisata laut Olele. Jadi saya mohon masyarakat harus mendukung semua program pemerintah dalam mengembangkan objek wisata di Provinsi Gorontalo,” harapnya.

Pelaksanaan Festival Maleo di taman wisata Lombongo sendiri diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya lomba mewarnai oleh siswa TK dan SD yang digelar oleh Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Dilakukan pula pelepasan anak burung maleo oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo.