Ketersediaan Pasokan Pangan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap

Ketersediaan Pasokan Pangan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap
pexels.com

Masyarakat di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah memanen padi di lahan sawah dengan luas 50 hektar. Panen tersebut merupakan kerjasama antara Gabungan Kelompok Tani atau Gapoktan Sumber Makmur Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap dengan BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya. Ketersediaan pasokan pangan dari Kabupaten Cilacap bisa menembus sampai ibu kota.

Ketersediaan Pasokan Pangan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap
pexels.com

Melihat Ketersediaan Pasokan Pangan Kabupaten Cilacap

Cilacap bekerja sama dengan warga DKI Jakarta dalam hal ketahanan pangan. Daerah satu dengan yang lainnya mempunyai ketergantungan. Misalnya saja kebutuhan pangan di ibu kota memasok dari luar.

Kabupaten Cilacap telah memenuhi hampir 99% kebutuhan pangan di Jakarta. Sehingga dapat dipastikan selama bulan Ramadhan pasokan pangan di DKI Jakarta aman. Masyarakat ibu kota dapat menyambut Idul Fitri 1442 Hijriah dengan ketersediaan pasokan pangan yang  melimpah.

Kegiatan kolaborasi antar daerah telah ada sejak tahun 2018. Panen bersama ini dalam ketersediaan pasokan pangan merupakan kolaborasi lanjutan dai Food Station dengan Gapoktan Sumber Makmur Kabupaten Cilacap.

Gapoktan Sumber Makmur dan Pemerintah Kabupaten Cilacap mempunyai peran dalam menyiapkan petani. Selain itu juga memberikan bantuan pengadaan lahan.

Sedangkan Pemerintah Provinsi DkI Jakarta lewat Food Station akan melakukan pendampingan pada para petani dan off taker dari produk pertanian.

Kolaborasi Efektif dan Efisien

Banyak manfaat yang dirasakan oleh Gabungan Kelompok Tani Sumber Makmur atas pendampingan dari Food Station. Para petani dapat meningkatkan hasil panen dari berbagai aspek.

Sebab, pendampingan mulai dari pemilihan varietas hingga pascapanen. Posisi Food Station sebagai off taker akan memberikan jaminan harga kepada para petani. Petani dapat terus merasakan kesejahteraan karena Food Station memotong mata rantai pembelian gabah.

Gapoktan Sumber Makmur memperoleh pembiayaan dari off taker. Kolaborasi saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Sehingga perekonomian DKI Jakarta ikut maju. Masyarakat di daerah pun ikut merasakannya.

Hadirnya kolaborasi seperti itu akan memberikan keadilan bagi semua. Masyarakat Jakarta dapat ketersediaan pasokan pangan berupa beras yang berkualitas.

Harga beras tersebut sangat terjangkau karena langsung dari Gapoktan. Begitu pula dengan para petani di Kabupaten Cilacap, kesejahteraannya meningkat.

Kerja sama antara BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya bersama Gabungan Kelompok Tani Sumber Makmur patut diapresiasi.

Kebijakan pemerintah dalam hal ketahanan pangan sangat penting. Sehingga dapat memastikan para petani tetap mendapatkan penghasilan dan berproduksi.

Kebijakan meliputi stabilitas harga, kelancaran distribusi, daya beli masyarakat dan mengoptimalisasi pemanfaatan pangan lokal. Selain itu juga pada sektor pengembangan teknologi bagi petani yang aplikatif.

Pentingnya Kolaborasi Ketahanan Pangan

Dalam rangka meningkatkan produksi dan ketersediaan pasokan pangan, maka perlu kolaborasi multisektor. Sektor yang terkait misalnya Gerakan Kelompok Tani atau Gapoktan, BUMD, Pemkab dan Pemkot. Partisipasi masyarakat juga menjadi peran yang penting.

Adanya kerjasama, gotong royong dan sinergi pada semua sektor mampu menyediakan pasokan pangan. Produksi pangan akan meningkat secara signifikan.

Faktanya banyak petani di Cilacap yang mampu memberikan ketersediaan pangan. Namun tidak mempunyai akses ke pasar. Sehingga harga pangan menjadi murah.

Sedangkan masyarakat ibu kota tidak mempunyai akses menuju sumber pangan. Hal tersebut mengakibatkan harga untuk memperoleh ketersediaan pasokan pangan mahal.

Adanya kolaborasi pada sektor ekonomi akan memberikan ketahanan pangan yang baik. Mulai dari ketersediaan, akses, pemanfaatan serta stabilitas pangan.

Para petani dapat meningkatkan kesejahteraan berkat kerjasama dengan Food Station. Kendala mengenai pemilihan varietas sampai pasca panen dapat teratasi.

Kedua belah pihak akan saling menguntungkan dengan adanya kolaborasi. Masyarakat perkotaan mendapat ketersediaan pasokan pangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here