Hasil Tim Tabayun, Marten Taha Masih Layak Piimpin Golkar Kota

Ferdiyanto Koniyo selaku Ketua Tim Tabayun, saat jumpa Pers, pada Senin (16/03) d Restoran Marry Coffe Jalan Panjaitan Kota Gorontalo, didamping oleh PK Kota Selatan, PK Kota Timur, PK Kota Barat, PK Dungingi, PK Dumbo Raya, PK Kota Tengah, PK Hulondalangi, PK Sipatana, dan PK Kota Utara

Kota Gorontalo, (MEDGO.ID) — Jelang Pelaksanaan Musda Golkar Kota Gorontalo, yang paling lambat pelaksanaannya pada Juni 2020 mendatang, para Pengurus PK Golkar sudah melakukan Tabayun atas beberapa hal, terkait agenda penting Musda Golkar DPD II Kota.

Menurut Tim Tabayun yang terdiri dari 9 PK yang dikomandoi oleh Feriyanto Koniyo dan Sekertaris Supardi Poyo, Tim ini telah melakukan klarifikasi secara intensif diinternal partai, pihaknya mandapatkan banyak informasi bahwa Marten Taha masih layak memimpin Golkar Kota.

“Setelah kami melakukan tabayun kepada sejumlah kader dan simpatisan partai, kami melihat Ketua DPD II Sekarang, Marten Taha masih layak memimpin Golkar Kota lqgi,” kata Ferdiyanto Koniyo selaku Ketua Tim Tabayun, pada Senin (16/03) d Restoran Marry Coffe Jalan Panjaitan Kota Gorontalo, didamping oleh PK Kota Selatan, PK Kota Timur, PK Kota Barat, PK Dungingi, PK Dumbo Raya, PK Kota Tengah, PK Hulondalangi, PK Sipatana, dan PK Kota Utara

Namun demikian, menurut Yanto yang juga merupakan Sekertaris DPD II Golkar Kota Gorontalo, mendapat masukan dari kader dan pengurus, agar Ketua DPD II Marten Taha dapat menyelesaikan sejumlah hal yang menjadi kepentingan Partai Golkar Kota.

“Selain aspirasi Calon Ketua DPD II Golkar Kota, Hasil Tabayun mendapati beberapa aspirasi yang harus diselesaikan oleh Ketua DPD II Golkar Kota periode 2015-2020,” tambah Yanto.

Yanto kemudian mengurai, agenda yang harus diselesaikan oleh Marten Taha sebelum pelaksanaan Musda Golkar Kota, sebagai berikut :

1. Ketua DPD II Golkar Kota, harus segera mengisi kekosongan kursi Ketua DPRD Kota Gorontalo yang merupakan hak partai Golkar.

2. Ketua DPD II Golkar harus segera melakukan proses PAW terhadap kursi partai Golkar di Dekot, yang hingga saat ini masih belum terisi, meski proses hukum sudah ditempuh, namun PTUN Gorontalo, sudah menolak permohonan salah satu kader Golkar yang melakukqn upaya hukum.

3. Ketua DPD II Golkar Kota Gorontalo, harus memberdayakan dan memberikan kesempatan secara bergilir, terhadap potensi kader partai Golkar untuk mengisi jabatan non-struktur di Pemerintahan Kota Gorontalo, yang dapat diisi oleh kader partai, seperti Pengawas PDAM, Pengawas RS Aloei Saboe, Badan Amil Zakat Kota Gorontalo dan Pojka yang selama ini membantu Pemerintah Kota Gorobtalo.

Hasil Tim Tabayun ini menjadi harapan agar mendapat perhatian khusus, dari Ketua DPD Golkar Kota Gorontalo,  yang juga merupakan Walikota Gorontalo periode 2019-2024.

Selain itu Tim Tabayun  berharap, agar tiga aspirasi para kader dan simpatisan partai dapat diperhatikan oleh Ketua DPD Golkar Kota Gorontalo Marten Taha yang sampai sekarang masih menjabat.

Yanto menepis Tim Tabayun membuat syarat untuk Marten Taha agar dapat dipilih lagi, tapi ini hasil Tabayun kader partai dari tingkat bawah.

Menanggapi adanya sejumlah pengurus serta kader yang siap bertarung dalam bursa Ketua DPD II Golkar Kota, menurut Yanto itu biasa bagi Golkar, yang memiliki banyak kader terbaik, dan prinsipnya partai golkar tak akan membatasi setiap orang yang memiliki kapasitas untuk memimpin partai ke depan, namun harus benar-benar diperjelas, terkait komitmennya dalam membesarkan partai ini.(MDG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here