Gunakan GeNose, KAI Bangga Gunakan Karya Anak Bangsa

PURWOKERTO, MEDGO.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penggunaan GeNose C19 atau Gajah Mada Electric Nose Covid-19 dan PT KAI akan menggunakan untuk mendukung screening Covid-19 pada transportasi kereta api.

GeNose adalah sebuah detektor Covid-19 hasil pengembangan dari para peneliti UGM ini memiliki kemampuan mendeteksi virus corona baru dalam tubuh manusia dalam waktu yang sangat cepat, dimana hasil tesnya sudah dapat diketahui, apakah positif atau negatif Covid-19, membutuhkan waktu kurang dari 2 menit .
Pengambilan sampel dari GeNose C19 juga sangat praktis karena hanya berupa hembusan napas dan GeNose juga sudah mendapatkan Ijin edar dari Kementerian Kesehatan RI.

Dok. foto: UGM

“Kalau sebelumnya butuh waktu sekitar 3 menit, kemarin saat uji di BIN sudah bisa turun menjadi 80 detik sehingga lebih cepat lagi,” kata anggota tim peneliti GeNose, Kuwat Triyono, di acara Public Expose GeNose: Teknologi Pengendus Covid-19 di Gedung BJ Habibie lantai 24, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA :  Rusunawa Kebondalem Dibangun Dengan Anggaran 18,29 Miliar

Selain cepat melakukan deteksi dan memiliki akurasi tinggi, penggunaan alat ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan tes usap PCR. Satu unit GeNose yang diperkirakan seharga Rp. 40 juta dapat digunakan untuk 100 ribu pemeriksaan.

Dikutip dari RRI.co.id, Minggu (24/1/2021), kehadiran GeNose disambut antusias oleh PT KAI karena penggunaannya praktis, cepat, murah dan akurat.
“Kami menyambut baik GeNose, sebuah inovasi karya anak bangsa sebagai alat layanan deteksi Covid-19 yang cepat, murah, dan akurat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, dalam siaran persnya melalui Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto.

BACA JUGA :  Jawa Tengah Serap Dana Desa 54,54 Persen Tertinggi Secara Nasional

Joni menambahkan bahwa KAI berencana akan membeli GeNose C19 yang nantinya akan digunakan di berbagai stasiun kereta api.

Dok. foto: UGM

“Saat ini KAI masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah terkait penggunaan GeNose C19 tersebut pada moda transportasi umum”, ujar Joni.

BACA JUGA :  Rusunawa Kebondalem Dibangun Dengan Anggaran 18,29 Miliar

Penggunaan produk hasil karya anak negeri negeri ini, lanjut Joni, adalah sebagai bentuk dukungan PT KAI pada kampanye Bangga Buatan Indonesia yang sedang digalakkan pemerintah pada masa Pandemi Covid-19.

“PT KAI mendukung penuh semua langkah dan kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat. Penggunaan GeNose C19 pada transportasi kereta api merupakan kebanggaan tersendiri bagi PT KAI, karena telah menjadi salah satu lembaga yang pertama menerapkan inovasi tersebut”, tutup Joni. (*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here