Berita  

Gegara Komentar Seksis, Direktur Waralaba Yoshinoya Kena Pecat

Yoshinoya
(Foto onebelpark.com)
Loading...
Loading...

Jaringan waralaba makanan cepat saji Jepang, Yoshinoya Holdings Co Ltd, pada Selasa (19/4) memecat seorang direktur pelaksana yang membuat komentar seksis. Direktur itu diketahui mengatakan perihal mengambil hati para perempuan muda naif yang “terpikat” pada produk perusahaannya. Yoshinoya menyebut perilakunya “sama sekali tidak dapat diterima.”

Masaaki Ito, Direktur Pelaksana Yoshinoya yang terkenal dengan hidangan semangkuk daging sapi yang murah di atas nasi – membuat pernyataan tersebut pada kuliah pemasaran di Universitas Waseda Tokyo pada akhir pekan. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan dia tidak bisa mengkonfirmasi kata-kata persis Ito. Ito tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

BACA JUGA :  Angkutan Kota Ambon Terbakar, Dua Penumpang Menyelamatkan Diri

Yoshinoya, yang dalam beberapa tahun terakhir telah melakukan upaya untuk memperluas daya tarik hidangannya kepada perempuan, mengatakan telah mencopot semua posisi Ito di perusahaan itu, efektif Senin (18/4).

BACA JUGA :  Alasan Rapat, Rusli Habibie Mangkir Sidang Perkara Pencemaran Nama Baik Adhan Dambea

“Kata-kata dan perbuatannya yang sangat tidak dapat diterima tidak dapat ditoleransi dari sudut pandang hak asasi manusia dan masalah gender,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Meskipun Jepang telah mengambil langkah-langkah menuju kesetaraan gender, Jepang masih jauh tertinggal dalam banyak hal dan berada di peringkat 120 dari 156 negara dalam partisipasi dan peluang ekonomi perempuan dalam indeks Kesenjangan Gender Global Forum Ekonomi Dunia 2021.

BACA JUGA :  Singapura Tanpa Alasan Deportasi Ustadz Abdul Somad

Topik tersebut menjadi trending di Twitter Jepang, dengan banyak poster mengekspresikan kemarahan.

“Mari kita dekonstruksi pernyataan ini – dia menunjukkan penghinaan terhadap perempuan, kaum muda, orang-orang dari daerah pedesaan dan produk perusahaannya sendiri,” tulis salah satu poster. “Singkatnya, dia cukup banyak menghina sebagian besar pelanggan perusahaannya.”

Pihak universitas juga telah meminta maaf. [ah/rs/voaindonesia]