Dengan Pengguntingan Pita Oleh Bupati Saipul, PT. Ceres Agro Indonesia Resmi Beroperasi

 

POHUWATO, MEDGO.ID – Sebagai lumbung jagung di Provinsi Gorontalo, kini satu lagi perusahaan pengering jagung telah hadir di pohuwato. PT. Ceres Agro Indonesia yang berada di Libuo, Kecamatan Paguat telah beroperasi dan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga tanda diresmikannya perusahaan Asing-Turkey (PMA) tersebut, Senin, (3/4/2023).

 

Didampingi Direktur PT. Ceres Agro Indonesia, Hamit Arpertan bersama H. Muhamad Dedy Usman, Bupati Saipul memberi apresiasi yang besar atas mulai beroperasinya perusahaan pengering jagung yang kita tahu bersama sudah setahun perusahaan tersebut dikerjakan dan pada saat ini telah diresmikan.

 

“Alhamdulillah, semoga kehadiran perusahaan ini bisa membantu petani jagung yang ada di pohuwato terutama untuk penampung atau pengering. Karena bisa saja jagung yang ada di kalangan petani terkadang belum kering betul. Olehnya keberadaan Perusahaan Asing-Tutrkey ini sangat membantu pula daerah dan masyarakat petani itu sendiri”,kata bupati.

 

Lanjut Saipul Mbuinga, dengan mulai beroperasinya PT. Ceres Agro Indonesia, maka satu lagi gudang jagung yang berukuran besar yang bisa menampung jagung dari pohuwato yang nantinya perusahaan ini bisa mengekspor atau mengirim jagung ke daerah lain di Indonesia.

 

“Terima kasih bagi kita semua dan semoga peresmian yang dilakukan pada bulan ramadan akan besar manfaatnya bagi daerah, masyarakat dan perusahaan itu sendiri”,ungkap Bupati Saipul.

 

Direktur PT. Ceres Agro Indonesia, Hamid Arpertan melalui H.M. Dedy Usman menambahkan, dengan beroperasinya gudang ini maka satu lagi gudang pengering jagung yang berukuran besar telah hadir di pohuwato yang insyaallah perusahaan ini selain menerima jagung dari pohuwato juga dari luar pohuwato sekalipun di tampung di gudang ini.

 

“Jagung yang masuk sekarang ini prioritas pohuwato dan bisa juga dari luar pohuwato karena akan diolah disini sebelum di ekspor atau ada permintaan di kirim ke daerah lain di Indonesia”,pungkas Dedi Usman.