Dalam Penyerahan Dokumen Ranperda, Bupati Saipul: APBD Tahun 2024 Adalah APBD Tahun Ke Tiga

 

POHUWATO, MEDGO.ID – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga telah menyerahkan dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pohuwato tahun 2024 yang diterima Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi pada Rapat Paripurna ke-51 di ruang sidang DPRD Pohuwato, Kamis, (9/11/2023).

 

Dalam penyampaian nota pengantar ranperda APBD, Bupati Saipul Mbuinga mengatakan, APBD tahun 2024 merupakan APBD tahun ketiga pada pemerintahan saat ini. Di mana setiap tahunnya, pemanfaatan APBD tersebut mengacu dan berpedoman pada amanah perda nomor 4 tahun 2021 tentang RPJMD tahun 2021-2026.

 

BACA JUGA :  Tingkatkan Keamanan Teknologi Informasi, Pemkot Gorontalo Gelar Workshop Pengelolaan Tim Tanggap Insiden Siber

Selanjutnya, pada dokumen RKPD tahun 2024, pemerintah daerah telah menetapkan tema pembangunan yakni memantapkan SDM, ekonomi dan infrastruktur penunjang. Tema ini telah selaras dengan tema RKPD Provinsi Gorontalo.

Kredit Mobil Gorontalo

 

”Pada RKPD Kabupaten Pohuwato tahun 2024, telah dituangkan secara detail pencapaian kinerja makro pembangunan daerah tahun 2022 dan pertengahan tahun 2023, serta target tahun 2024 di mana hal ini menjadi pijakan utama dalam arah kebijakan dan program prioritas tahun 2024, secara ringkas berupa pertumbuhan ekonomi, IPM, kemiskinan, stunting, pengangguran, indeks kepuasan layanan infrastruktur (IKLI)”,ungkap Bupati Saipul.

 

BACA JUGA :  Bawaslu Bone Bolango Perketat Pengawasan PSU di Poowo Barat

Menurut Bupati Saipul Mbuinga, untuk IKLI, nilai indeks ini dihitung dari beberapa variabel pemanfaatan infrastruktur strategis yakni jalan, air bersih, akses telekomunikasi, drainase, pariwisata dan pasar. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa pada tahun 2022 nilai IKLI sebesar 87,23 persen atau melampaui target RPJMD sebesar 65,77 persen atau terealisasi sebesar 132,67 persen.

 

”Nilai kepuasan ini tentu berbarengan dengan secara bertahap kita meningkatkan kualitas infrastruktur baik itu jalan, air bersih, telekomunikasi, drainase, pariwisata dan pasar. Walaupun diakui dengan keterbatasan anggaran daerah, belum banyak yang bisa kita akomodir atau mendapatkan perhatian. Namun Alhamdulillah melalui DAK Fisik, dana APBN, dana desa, dukungan provinsi, berbagai infrastruktur strategis terus ada perbaikan”,jelas Saipul.

BACA JUGA :  Proses Pengadaan Barang dan Jasa Diminta Sesuai Tatanan Masyarakat

 

Terakhir, secara ringkas, Bupati Saipul menyampaikan gambaran struktur RAPBD tahun 2024 sebagai berikut, pendapatan daerah tahun 2024 proyeksi sebesar Rp. 974.076.368.390,- Di mana untuk target PAD turun menjadi Rp. 101.135.831.726,- sedangkan untuk pendapatan transfer diperkirakan naik menjadi Rp. 859.132.664.000. Untuk belanja daerah diperkirakan sebesar Rp. 949.471.229.378,- untuk pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp. 24.605.139.012,-.