Cawako Bukittinggi, Yemmelia : Saya Tidak Ingin Wakil Walikota Parkir

Satu-satunya calon walikota perempuan di Bukittinggi yaitu Hj. Yemmelia.

Bukittinggi, (MEDGO.ID) – Publik menanti-nanti progress politik dari satu-satunya calon walikota perempuan di Bukittinggi yaitu Hj. Yemmelia. Beredar kabar Hj. Yemmelia akan berpasangan dengan David Chalik dan didukung oleh partai PPP-PAN.

 

Namun selain nama David Chalik, juga muncul nama-nama seperti Rahmi Brisma, M. Nur Idris dan Rismaidi.

 

Teka-teki siapa calon wakil dan parpol pendukung Hj. Yemmelia dijawab oleh Hj. Yemmelia bahwa ia tidak mau asal-asalan dalam menentukan langkah politik, sebab baginya maju pilkada kota Bukittinggi bukan menangnya saja yang harus dipikirkan, tapi kolaborasi walikota dan wakil walikota pada saat menjabat nanti.

 

“Seperti yang pernah saya sampaikan, saya tidak ingin membuat seorang wakil walikota parkir atau sekedar menggantikan saya saat acara, untuk itu penentuan calon wakil tidak bisa sembarangan, kita tidak hanya memikirkan menang pilkada saja, tapi juga komitmen untuk saling berkolaborasi antara walikota dan wakil walikota kelak jika di amanahkan, dan nama calon wakil tersebut sudah ada”, ujar Yemmelia.

 

Ditanya soal parpol pendukung apakah ia akan memborong partai-partai yang saat ini masih belum menentukan calon pada pilkada, perempuan pengalaman 30 tahun di pemerintahan ini menjelaskan.

 

“Saat ini sudah ada parpol yang klop, dan juga ada yang dalam proses, saya tidak ingin menyebut borong karena partai itu bukan barang dagangan, parpol tentunya punya indikator-indikator pertimbangan dalam mendukung, terutama komitmen dan gagasan”,  jawab Yemmelia.

 

“Insyaallah calon wakil dan parpol yang sudah klop akan saya finalkan dengan tokoh-tokoh masyarakat, seperti tokoh adat, ulama, cadiak-pandai, bundo kanduang bahkan relawan, pertimbangan dan masukan sangat saya butuhkan dari beliau-beliau, sebab kota ini mesti kita pikirkan sama-sama, lepas itu kami deklarasi”, sambungnya.

 

Sosok perempuan yang juga merupakan pembina Pedagang Kaki Lima di Provinsi Banten ini meminta publik sabar, sebab baginya bukan cepat yang dibutuhkan tapi tepat.

 

“Banyak telpon, wa dan dikolom komentar sosmed terus menanyakan siapa calon wakil dan parpol, sabar dan doakan, bagi saya bukan cepat tapi tepat. Sejauh ini komunikasi dengan partai politik berjalan lancar, spiritnya sama ingin sosok yang tepat”.Tutup Yemmelia.(Bram)

Editor : Surya Hadinata

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here