Bupati Pohuwato hadiri Kajian Akbar Muslimah dengan Ustazah Dr. Sarifah Mufidah di Gedung Panua Kantor Bupati.

Bupati Pohuwato, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Arman Mohamad menghadiri Kajian Akbar Muslimah bersama Ustazah Dr, Sarifah Mufidah Binti Habib Saggaf Al Jufri LC.MA, Sabtu, (28/01/2023).

Kegiatan yang berlangsung di gedung panua kantor bupati dihadiri Kakan Kemenag Pohuwato sekaligus Ketua MUI Pohuwato, Ust. Fahri Djafar, Mustasyar NU Pohuwato, Syarif Mbuinga, Ketua Fatayat NU Muslimah Provinsi Gorontalo, Ketua DWP Pohuwato, Ketua Fatayat NU Kabupaten Pohuwato serta organisasi wanita yang ada di kabupaten pohuwato.

Mewakili pemerintah daerah, Asisten Pemkesra, Arman Mohamad dalam sambutannya menyambut gembira acara kajian muslimah yang dilaksanakan dengan mendatangkan seorang ulama, akademisi dan tokoh muslimah dari Palu, Provinsi Sulawesi Tengah yang dapat memberikan kajian keilmuan tentang peran penting perempuan islam dalam membangun peradaban melalui ketangguhan keluarga yang nantinya melahirkan generasi terbaik yang berakhlakul karimah.

BACA JUGA :  Penjabat Bupati Nizhamul Bersama Forkopimda Batu Bara Laksanakan Sholat Idul Adha Bersama

Lanjut Arman Mohamad, wanita dalam pandangan islam sangat dimuliakan dengan kedudukan dan perannya yang begitu strategis sebagai tiang negara. Itulah kenapa seorang wanita harus bisa menjaga diri dan berusaha untuk menjadi muslimah yang tangguh tanpa melupakan kodratnya sebagai seorang anak, istri, dan ibu. Dalam islam juga menegaskan bahwa laki-laki adalah pelindung perempuan, disini keduanya harus bisa menjalankan perannya secara proporsional agar bisa saling melengkapi.

Menurut Asisten Pemkesra, Arman Mohamad, Kabupaten pohuwato telah menggagas dan mencanangkan bebrbagai jenis program keummatan yang bertujuan menciptakan kehidupan masyarakat yang religius, masyarakat madani yang mengimplementasikan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga tercipta harmonisasi dalam hubungan antara sesama umat islam dengan umat-umat lainnya.

BACA JUGA :  Pemkab Batu Bara Serahkan 30 Hewan Qurban Kepada Masyarakat

“Sebagai daerah yang multi etnis, multi agama dan kepercayaan sangatlah penting menjaga harmonisasi dan moderasi dalam kehidupan masyarakat. Inilah modal utama bagi kabupaten pohuwato hingga hari ini tetap terjaga dan tercipta kondusifitas daerah. Muda-mudahan ilmu yang diberikan pada hari ini bisa ditularkan kepada muslimah lainnya, dengan demikian harapannya agar muslimah di kabupaten pohuwato semakin berkualitas, dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah melahirkan dan membentuk generasi terbaik, generasi yang produktif, berahlakul karimah serta beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT”,pungkas Arman Mohamad