Dari kejauhan terlihat para petugas yang terdiri dari petugas Medis, Satpol PP, TNI, Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan petugas lain yang totalnya ditetapkan berjumlah 13 orang per satu pos pengawasan.

BACA JUGA :  Dibuka Dewan Pers, Munas I PJS Aklamasi Memilih Ketum Mahmud Marhaba

Setiap pengendara mobil maupun motor yang datang dari arah perbatasan menuju Kota Bukittinggi akan diberhentikan. Bila mana pengendara yang berasal dari luar daerah, dipertanyakan tujuan datang ke Bukittinggi, jika hanya untuk berwisata pengendara pun akan ditolak dan disuruh berbalik arah, karena semua sektor tempat wisata telah ditutup sampai kondisi Kota Bukittinggi benar-benar membaik dari pandemi Corona Virus Desease (Covid-19).

BACA JUGA :  Dibuka Dewan Pers, Munas I PJS Aklamasi Memilih Ketum Mahmud Marhaba

Lain hal dengan yang berkepentingan, namun harus melalui beberapa pemeriksaan seperti jumlah penumpang mobil tidak melebihi dari 50 persen kapasitas mobil, dan juga akan diperiksa suhu tubuh baik pengendara mobil ataupun motor.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan gejala dari Covid-19, jika dari pemeriksaan terdapat suhu tubuh melebihi 38 derjat celcius akan distop untuk beristirahat sementara dalam rangka memulihkan kondisi tubuh. Bila sudah memungkinkan, pengendara dipersilahkan melanjutkan perjalanan.

BACA JUGA :  Panitia Apresiasi Antusias Peserta Munas I Pemerhati Jurnalis Siber Tinggi

“Kita bekerja 24 jam, terbagi menjadi 3 shift dengan pergantian-pergantian orang, shift pertama jam 06.00-14.00, shift kedua jam14.00-22.00, dan shift ketiga jam 22.00-06.00 pagi, semua kita backup untuk penguatan dari personil yang bertugas di check point”, ujar Kepala Dinas Perhubungan IR.Melwizardi,M.Si.

Terlihat pengendara terus berjejeran untuk melakukan pemeriksaan di depan Pos 3 Pemantauan PSBB, Kegiatan check point yang dilakukan di beberapa titik dalam Kota Bukittinggi ini, akan terus berlangsung selama PSBB masih berjalan untuk beberapa hari kedepan.(Ayu)