GORONTALO,MEDGO.ID – Tidak hanya dibekali keterampilan sesuai bidang kejuruan, siswa SMK di Provinsi Gorontalo juga didorong memiliki karakter dan budi pekerti yang kuat. Upaya tersebut diwujudkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo melalui kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) tingkat provinsi tahun 2026 di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga 23 Oktober 2026 ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai bagian dari pembentukan sikap, perilaku, dan budi pekerti peserta didik, sehingga nilai-nilai positif dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun masyarakat.
Kepala Bidang Pembinaan SMK (PSMK) Dikbud Provinsi Gorontalo, Soedjono Utiarahman, mengatakan penguatan karakter menjadi perhatian dalam pembinaan pendidikan kejuruan. Menurutnya, lulusan SMK tidak hanya dituntut menguasai keterampilan profesional, tetapi juga harus memiliki sikap dan perilaku yang baik.
Pembekalan selama dua hari ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, yakni psikolog, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Narkotika Nasional (BNN), Densus 88, pelatih spiritual Islam (Islamic Spiritual Trainer), serta akademisi dan praktisi komunikasi.
Peserta kegiatan berasal dari SMK di enam kabupaten/kota, meliputi Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Boalemo, Pohuwato, Bone Bolango, dan Gorontalo Utara.
Melalui kegiatan ini, Dikbud Provinsi Gorontalo berharap terbentuk generasi lulusan SMK yang tidak hanya kompeten dalam bidang keahlian, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, dan mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat. (Adv)
