Indeks
Berita  

Dikbud Gorontalo Dorong Kolaborasi Sekolah dan Keluarga Bangun Budaya Literasi


GORONTALO ,MEDGO.ID– Membangun budaya literasi di kalangan peserta didik tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan belajar di sekolah. Dukungan keluarga serta keterlibatan aktif seluruh warga satuan pendidikan juga diperlukan agar kebiasaan membaca dan belajar tumbuh secara berkelanjutan.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam Workshop Optimalisasi Peran Guru, Tenaga Kependidikan, Orang Tua, dan Murid yang digelar SMA Negeri 2 Gorontalo di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Jumat (30/10/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, menekankan bahwa penguatan literasi merupakan tanggung jawab bersama. Guru dan tenaga kependidikan berperan menghadirkan proses pembelajaran yang mengasah kemampuan berpikir serta pemahaman informasi, sedangkan orang tua berkontribusi membangun kebiasaan membaca dan belajar di lingkungan keluarga.

Kolaborasi antara sekolah dan keluarga tersebut diharapkan dapat menjadikan literasi sebagai bagian dari keseharian peserta didik, bukan sekadar aktivitas yang berlangsung di ruang kelas.

Upaya ini juga sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun 2026 yang memprioritaskan peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Program tersebut antara lain dilaksanakan melalui pelatihan literasi, numerasi, serta Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran.

Melalui workshop ini, keterlibatan guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan murid diharapkan semakin optimal dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya budaya literasi secara konsisten. (Adv)

Exit mobile version