Indeks
Berita  

Lantik 37 Pejabat, Gubernur Gorontalo Dorong Percepatan Kinerja Organisasi

KOTA GORONTALO, MEDGO.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan pengisian sejumlah jabatan di lingkungan pemerintahan melalui pelantikan 37 pejabat yang terdiri atas Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, dan Fungsional. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo di rumah jabatan gubernur, Rabu (28/10/2026).

Pengisian jabatan ini dilakukan untuk mengatasi kekosongan posisi yang muncul sebagai dampak penyesuaian jabatan di lingkungan Pemprov Gorontalo. Gubernur Gusnar berharap para pejabat yang baru dilantik segera menjalankan tugas dan tanggung jawabnya agar pelaksanaan program serta pelayanan pemerintahan tidak mengalami hambatan.

Dari total 37 pejabat yang dilantik, tiga orang menduduki jabatan JPT Pratama, empat orang mengisi jabatan administrator, sementara 30 lainnya merupakan pejabat fungsional.

Tiga pejabat JPT Pratama yang mendapat penugasan baru yakni Ridwan Hemeto sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Risjon Sunge sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Amir Hamzah Hadju sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Sementara itu, jabatan administrator dipercayakan kepada Heriyanto Uwete sebagai Kepala Bagian Pemerintahan pada Biro Pemerintahan, Albert Panigoro sebagai Kepala Bagian Tata Laksana dan Pelayanan Publik di Biro Organisasi, Arfanseri Yusuf sebagai Kepala Bagian Rumah Tangga pada Biro Umum, serta Mohammad Rian sebagai Kepala Bagian Kelembagaan dan Analisis Jabatan pada Biro Organisasi.

Adapun pengangkatan pejabat fungsional dilaksanakan melalui sejumlah mekanisme, meliputi perpindahan dari jabatan lain, pengangkatan pertama, dan promosi kenaikan jenjang jabatan.

Gubernur Gusnar menegaskan, pengisian jabatan menjadi langkah penting untuk menjaga kesinambungan kerja organisasi, terutama di lingkungan sekretariat daerah yang saat ini masih mengalami kekosongan sejumlah posisi.

“Saya berharap melalui pelantikan ini roda organisasi akan semakin berjalan apalagi kita sekarang merasakan adanya kekosongan jabatan di lingkungan sekretariat daerah, jika tidak segera diisi maka akan terjadi keterlambatan, olehnya yang sudah dilantik dapat bekerja dengan baik dan cepat” ungkap Gusnar.

Selain meminta percepatan kerja, Gusnar juga menyoroti pentingnya optimalisasi peran pejabat fungsional. Menurutnya, Pemprov Gorontalo tengah menyusun skema penugasan tambahan yang memungkinkan para pejabat fungsional terlibat langsung dalam kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat.

Penugasan tersebut nantinya akan disesuaikan dengan keahlian masing-masing pejabat fungsional sehingga kompetensi yang dimiliki dapat memberikan manfaat nyata bagi publik.

“Saya minta jangan terjebak cuman urus RKA, kalau urusan itu saya yakin berhasil karena ada uangnya ada SPJnya selesai, tapi publik menantikan bukan itu, tetapi hasil dari itu, maka ini harus kita tata lebih jauh lebih baik lagi sehingga jabatan manajerial ditopang penuh oleh jabatan fungsional atau non manajerial” kata Gusnar.

Melalui penataan tersebut, Pemprov Gorontalo berharap jabatan fungsional dapat berperan lebih optimal dalam mendukung jabatan manajerial. Dengan demikian, pelaksanaan tugas pemerintahan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga menghasilkan kinerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (Adv)

Exit mobile version