Cegah Virus Corona, Polda Gorontalo “Sweeping” Warga Keluyuran

Tampak aparat Polda Gorontalo saat melakukan Sweeping Warga Keluyuran, untuk mencegah penularan virus corona

Gorontalo, (MEDGO.ID) — Polda Gorontalo tak main-main dalam upaya pencegahan menularnya, virus corona (covid-19) di  Provinsi Gorontalo, meskipun belum ada korban meninggal, akibat terinfeksi virus corona. tak anyal, upaya  sweeping dan memberikan sosialisasi kepada warga yang melintasi, agar berdiam dirumah saja itu lebih baik, bagi keselamatan.

Selasa (02/04) aparat kepolisian siaga diberbagai titik, untuk menghadang, sejumlah pendendara yang hanya sekedar jalan sore atau malam. Hal ini tujuannya, agar mencegah penularan virus corona dari amnusia ke manusia.

Padahal berulang kali diingatkan, agar waarga Gorontalo berdiam diri dirumah saja, karena sebagai tindak lanjut dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).  Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Dr.Adnas M.SI sore hingga malam ini,  Kamis (2/4/2020), bakal  menggelar Himbauan berskala besar di sejumlah titik menuju Kota Gorontalo.

BACA JUGA :  Hari Guru 2021, Anies: Anak Guru yang Mengubah Guru

“Sore ini hingga malam kita akan gelar kegiatan himbauan berskala besar di beberapa titik menuju kota Gorontalo. Adapun himbauan yang kita sampaikan kepada masyarakat adalah agar masyarakat lebih mencintai keluarganya dengan tetap tinggal di rumah hal ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona,jika ada hal yang mendesak yang mengharuskan keluar dari rumah agar tetap mengikuti prosedur pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona dengan tetap memperhatikan physical distancing atau jaga jarak,”ujarAdnas.

Upaya yang telah dan akan diakukan tak lain adalah melindungi masyarakat dari bahaya penularan virus mematikan ini, dan juga merupakan wujud perhatian kami kepada warga.

“Kami sangat peduli kepada keselamatan masyarakat, karena keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi, oleh karenanya dalam hal mencegah penyebaran virus corona, diperlukan peran semua pihak termasuk masyarakat untuk bisa mematuhi kebijakan pemerintah,”imbuh Adnas.

BACA JUGA :  Hari Guru 2021, Anies: Anak Guru yang Mengubah Guru

Akibat kegiatan tersebut muncul pertanyaan diberbagai masyarakat yang menganggap bahwa polda Gorontalo dan jajaran Polres telah menutup akses masuk ke wilayah kota Gorontalo. hal ini langsung disanggah oleh Kabid Humas AKBP Wahyu Tri Cahyono,SIK dengan mengatakan tidak ada penutupan melainkan kegiatan himbauan berskala besar.

“Tidak benar jika dikatakan ada penutupan, kegiatan yang digelar di 4(empat) titik tersebut adalah kegiatan pemberian himbauan dengan skala besar, karena kita kerahkan sejumlah personel baik Polda dan Polres, yang intinya adalah mengajak masyarakat untuk tetap tinggal di rumah guna mencegah penyebaran virus corona, kegiatan ini akan terus kita laksanakan nantinya,”ujar Wahyu.

BACA JUGA :  Hari Guru 2021, Anies: Anak Guru yang Mengubah Guru

Selain itu Wahyu katakan bahwa dalam mencegah penyebaran virus corona di wilayah Propinsi Gorontalo, Polda beserta jajarannya telah melakukan berbagai langkah nyata.
“Dalam mencegah penyebaran Corona, Bapak Kapolda telah mengambil langkah-langkah startegis antara lain mempelopori gerakan bersih-bersih, selanjutnya mengajak TNI dan Forkopimda melakukan gerakan serentak penyemprotan disinfektan secara massal dengan tetap mempedomani standarisasi dari WHO, bersama gugus tugas lainnya melakukan pengawasan diseluruh pintu masuk Propinsi Gorontalo baik jalur darat, laut maupun udara, dengan menjalankan protoko kesehatan dalam mencegah penyebaranan virus corona.

“Semua ini adalah untuk keselamatan masyarakat, kita bersyukur hingga saat ini belum ada laporan bahwa postif corona di Propinsi Gotontalo, kondisi ini harus kita jaga. dan ini butuh kerja sama semua pihak termasuk kesadaran masyarakat untuk tetap berada dirumah,”ujar Wahyu.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here