Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
banner 250x250
Berita  

Bantu Korban Banjir Aceh, UNG Turunkan Tim Medis Selama 10 Hari

Gorontalo, MEDGO.ID – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban banjir yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera. Sebagai wujud empati sekaligus tanggung jawab sosial, UNG memberangkatkan tim relawan medis untuk memberikan layanan kesehatan dan mendukung proses pemulihan pasca bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.

Tim relawan yang dikirimkan berjumlah 11 orang, terdiri atas dosen dan mahasiswa lintas disiplin kesehatan, meliputi Kedokteran, Keperawatan, serta Kesehatan Masyarakat. Selama kurang lebih 10 hari, tim ini akan melaksanakan pelayanan medis dan kegiatan penyuluhan kesehatan langsung kepada masyarakat terdampak banjir.

Website Murah dan Domain

Pengiriman relawan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Dalam program ini, UNG menjadi salah satu perguruan tinggi yang dipercaya untuk berkontribusi langsung di lokasi bencana.

Lihat Juga  Hasil Penelitian Dosen UNG, Dana Desa Tak Efektif Dongkrak Ketahanan Pangan

Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., menegaskan bahwa keterlibatan UNG merupakan bentuk partisipasi aktif dalam merespons bencana yang terjadi di Aceh dan Sumatera.

“Keberadaan tim medis UNG di lokasi akan berkontribusi langsung terhadap pemulihan pasca bencana. Layanan yang diberikan berupa layanan kesehatan dan penyuluhan langsung kepada masyarakat yang rentan terhadap penyakit pasca banjir,” ujarnya.

Selain mengirimkan tenaga medis, UNG juga menyalurkan bantuan donasi yang dihimpun dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Bantuan tersebut dititipkan melalui tim relawan medis agar dapat disalurkan secara langsung dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini bukan satu-satunya program bantuan yang akan diberikan UNG. Tidak menutup kemungkinan akan ada program lainnya, dengan melihat perkembangan dan kebutuhan masyarakat terdampak bencana,” tegas Eduart.

Lihat Juga  DLHK Provinsi Gorontalo Luruskan Tuduhan Pembiaran Amdal, Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan

Sementara itu, Ketua Tim Relawan Medis UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan tim di lokasi bencana adalah pelayanan kesehatan dasar dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

“Kegiata penyuluhan kesehatan juga menjadi fokus kami, diantaranya terkait penyuluhan kesehatan pasca bencana, perilaku hidup bersih dan sehat, serta perawatan luka dan penyakit,” jelas Zuhriana. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *