Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Wagub Idah Syahidah apresiasi Upaya Pelestarian Bahasa Gorontalo Melalui Lomba

Wagub Idah Syahidah Apresiadi Pelestarian Bahasa Gorontalo

Gorontalo, Medgo.ID —  Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan komitmennya dalam melestarikan bahasa daerah. Hal itu ia sampaikan saat menutup Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Gorontalo yang digelar di Hotel Aston Gorontalo.

Idah mengajak generasi muda, khususnya pelajar SD dan SMP, untuk bangga menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun di media sosial.

Menurut Idah, bahasa daerah merupakan identitas dan jati diri bangsa yang tidak boleh hilang tergerus modernisasi. Saat ini, banyak bahasa daerah di Indonesia yang terancam punah, sehingga perlunya gerakan pelestarian sejak dini.

Lihat Juga  Gubernur Gusnar Hadirkan Subsidi Pangan, Warga Bone Bolango Tebus Paket Sembako Rp95 Ribu

“Bahasa daerah adalah kebanggaan kita. Jangan sampai anak cucu kita tidak lagi mengenal bahasa Gorontalo, Suwawa, atau Atinggola,” ujar Idah.

Festival yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti puluhan siswa dari berbagai kabupaten/kota. Para peserta tidak hanya diuji kemahiran berbahasa Gorontalo, tetapi juga menampilkan kekayaan bahasa Suwawa dan Atinggola melalui lomba pidato, menulis cerpen, dan komedi tunggal.

Pemerintah Provinsi Gorontalo sendiri telah mewajibkan penggunaan bahasa Gorontalo setiap hari Jumat di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bentuk pelestarian. Ke depan, kebijakan ini akan diperkuat melalui peraturan bupati dan wali kota.

Lihat Juga  Menteri PPPA: Suara Anak Harus Jadi Pertimbangan dalam Kebijakan Pembangunan

Idah berharap, melalui lomba seperti ini, generasi muda Gorontalo semakin cinta budaya lokal dan mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *