Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Jubir Gubernur Pertanyakan Warning Rivai Bukusu, Menyoal Isu Lama, Tapi Diam Soal Kalimadu Kawasan UMKM Kota Terbengkalai

Jubir gubernur vs Rivai Bukusu

Kota Gorontalo, Medgo.ID — Juru Bicara Gubernur Gorontalo, David Radjak, mengaku heran isu larangan UMKM berjualan di trotoar Jalan Andalas dan Tanggidaa kembali diangkat. Bagi Pemerintah Provinsi Gorontalo, dukungan terhadap UMKM dan penataan kawasan publik seharusnya berjalan beriringan. “Padahal Pemprov sedang tidak berkonsentrasi disini, makanya memunculkan kembali isu ini tanpa melihat persoalan secara utuh justru menimbulkan pertanyaan, ada persoalan apa yang sebenarnya sedang ditutupi?” tanya David

Dirinya menilai, jika Wakil Ketua DPRD Kota Gorontalo, Rivai Bukusu, benar-benar ingin memperjuangkan UMKM secara totalitas, ada banyak kawasan lain yang semestinya lebih dahulu menjadi perhatian dan sorotan. Di antaranya kawasan Pasar Sentral, kompleks dan depan SMA Negeri 3 Kota Gorontalo, serta kawasan Kota Tua yang sebelumnya dicanangkan Pemerintah Kota Gorontalo sebagai kawasan UMKM.

“Coba lihat bagaimana kondisi kawasan-kawasan tersebut sekarang. Kawasan yang pernah dicanangkan sebagai ruang pengembangan UMKM justru terkesan sunyi dan nyaris hanya menyisakan lampu-lampu hias. Harusnya itu dulu yang diurus, bukan tiba-tiba menyeberang mewarning Pemprov,” tegasnya.

Lihat Juga  Peringati Sumpah Pemuda, Gusnar Ismail Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan di Era Digital

Menurutnya, keberpihakan terhadap UMKM tidak cukup ditunjukkan dengan membela aktivitas jualan di atas trotoar. “Jangan hanya karena membela pedagang yang berjualan di trotoar, lalu merasa paling pro UMKM,” tambahnya.

Ia juga mempertanyakan sikap Rivai Bukusu yang langsung memberikan peringatan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo. “Pak Rivai Bukusu sebaiknya melihat persoalan ini dengan jernih. Jangan sampai, sikap yang ditampilkan justru membuat publik melihat beliau lebih menyerupai juru bicara Wali Kota Gorontalo,” tandas David.

Ia menambahkan, Pemprov Gorontalo justru memiliki semangat berkali-kali lipat terkait dengan sektor UMKM. “Di akhir tahun ini saja, Pemprov Gorontalo akan mendistribusikan 12.700 Paket untuk Pasar Murah tersebar di seluruh wilayah Gorontalo, ini tentu juga akan menjadi stimulan bagi pelaku-pelaku usaha,” Pungkas David.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *