GORONTALO,MEDGO.ID – Penguatan kompetensi guru dalam menyelaraskan proses pembelajaran dengan sistem asesmen berbasis kompetensi menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo. Salah satu upaya yang didorong adalah melalui Workshop Transformasi Pendidikan di Era Digital yang diselenggarakan SMA Negeri 1 Botumoito di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Jumat (16/10/2026).
Mengangkat tema “Menyelaraskan Pembelajaran dan Asesmen Berbasis Kompetensi Menuju Sukses TKA”, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman pendidik dalam mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan capaian kompetensi peserta didik, sekaligus mempersiapkan sekolah menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia didampingi Kepala Bidang PSMA dan Diksus, Agus Irwin Sumba, serta Ketua Tim Kerja Pengembangan Kurikulum dan Penilaian, Salihun Ino Ischak.
Sudarman menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif sekolah yang secara aktif menghadirkan kegiatan pengembangan kapasitas tenaga pendidik, khususnya dalam menghadapi perubahan pola pembelajaran dan sistem penilaian di era digital.
“Kami mendukung penuh inisiatif satuan pendidikan dalam memperkuat keselarasan pembelajaran dan asesmen berbasis kompetensi bagi para pendidik,” ujar Sudarman Samad.
Menurutnya, transformasi pendidikan membutuhkan upaya berkelanjutan dari setiap satuan pendidikan agar peningkatan kualitas pembelajaran dapat berjalan secara konsisten. Keselarasan antara materi pembelajaran, kompetensi yang ditargetkan, dan metode asesmen juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan sistem evaluasi pendidikan.
Melalui workshop ini, Dikbud Provinsi Gorontalo berharap para pendidik semakin siap mengembangkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta menerapkan asesmen yang berorientasi pada pengukuran kompetensi peserta didik. (Adv)
