Walikota Gorontalo Marten Taha

Kota Gorontalo, (MEDGO.ID) — Wabah Virus Corona atau Covid-19 , menjadi ancaman besar di seluruh belahan dunia pada awal tahun 2020 ini.

Betapa tidak, wabah mematikan ini, telah merenggut 2703 nyawa, dan tak kurang 8350 orang terdeteksi virus yang awalnya berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu.

Demikian penyampaian Walikota Gorontalo, Marten Taha, SE., M.Ec.Dev, di sela-sela kegiatan Diskusi Seputar Antisipasi Dampak Ekonomi Akibat Wabah Virus Corona dii Provinsi Gorontalo yang dihelat oleh Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kota Gorontalo, pada Selasa (25/02) kemarin.

Menurut Marten, wabah Virus Corona menjadi kasus yang sangat mengkhawatirkan bagi semua negara, dan menjadi ancaman bagi 7,5 Milyar penduduk dunia, termasuk Indonesia, khususnya Gorontalo.

“Akibat kasus itu, sejak tanggal 6 Pebruari 2020, Kota Wuhan, China, telah tertutup. Dan, Alhandulillah sesuai data, 238 WNI di sana, telah kembali ke daerah masing-masing,” tutur Marten.

Kondisi tragis itu, semakin mengharuskan dan mewajibkan semua kalangan untuk mewaspadainya, baik secara nasional maupun regional, termasuk daerah Gorontalo.

Marten mengapresiasi sepenuhnya langkah dan gagasan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kota Gorontalo.

“Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kota Gorontalo, telah mengambil langkah yang serius dan sangat berarti dengan menyelenggarakan kegiatan diskusi ini,” urai Marten seraya menyampaikan ucapan terima kasihnya.

“Untuk Kota Gorontalo, pemerintah daerah sangat konsen dalam menghadapi wabah virus Corona ini. Dan, yang sagat membanggakan, Pengurus Nahdatul Ulama, turut andil dalam membantu pemerintah. Saya juga berharap agar hasil diskusi ini disebar-luaskan ke publik,” ucapnya.

Serangan wabah virus Corona menurut Marten, selain membawa dampak buruk terhadap permasalahan ekonomi, juga perdagangan hingga menimbulkan lambatnya investasi.

“Virus ini telah memberi dampak global yang buruk terhadap sendi-sendi kehidupan,” ketus Marten.

Di tempat serupa, Ketua Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kota Gorontalo, Wahyudin Mamonto, menyebut, kegiatan yang digagasnya, merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya memetakan persoalan Virus Corona di Gorontalo.

“Kerja sama berkelanjutan semua pihak menjadi hal terpenting dalam upaya mengantisipasi wabah virus Corona,” imbuhnya. ## (Hans).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here