Kendal Jadi Pilot Proyek Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

KENDAL, MEDGO.ID – Pemerintah Kabupaten Kendal Jawa Tengah, sedang berupaya memberikan kecepatan pelayanan dengan memaksimalkan perkembangan teknologi yang mengacu pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI),

SPBE sangat diperlukan sebagai sarana untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta untuk pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.
Namun demikian untuk meningkatkan keterpaduan dan efisiensi, diperlukan pula tata kelola dan manajemen SPBE secara nasional.

Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, B.Sc, mengatakan bahwa implementasi dari SPBE dengan menggunakan aplikasi SRIKANDI, Kabupaten Kendal menjadi yang pertama atau sebagi pilot proyek dalam penerapan SPBE.

BACA JUGA :  Bupati Kendal Kucurkan BKK Desa Senilai 1,9 Miliar Untuk 19 Desa

“Ini adalah awal dari usaha kita untuk membangun Kendal dengan menerapkan SPBE, yang dalam hal ini, sesuai dengan saran dari pemerintah pusat untuk menggunakan SRIKANDI, sebagai program yang digagas oleh ANRI,” ujar Bupati Kendal, Sabtu (8/5/2021).

Aplikasi Srikandi, lanjut Dico, memiliki beberapa fitur utama. Pertama, adalah fitur penciptaan arsip yang meliputi pembuatan, pengiriman, dan penerimaan naskah dinas secara elektronik antar-instansi pemerintah. Kedua, fitur pemeliharaan arsip untuk menjaganya agar tetap autentik, utuh, dan terpercaya.

BACA JUGA :  88 Prajurit Satgas BKO Akan Diberangkatkan Ke Papua

“Di dalam aplikasi ini juga terdapat fitur penggunaan arsip oleh yang berhak, serta fitur penyusutan arsip yang meliputi pemindahan dan pemusnahan arsip”, kata Dico.

Sementara terkait penggunaan Srikandi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kendal Wiwit Andariyono S.STP, mengatakan bahwa seluruhnya telah dapat diakses oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Diskominfo akan selalu melakukan pendampingan kepada OPD terkait penggunaan aplikasi apabila memang masih ada kendala, dalam waktu dekat juga akan ada pelatihan”, jelas Wiwit.

BACA JUGA :  Gubernur Jateng Terima Kunjungan Dubes Austria, Bahas Kerja Sama Sekolah Vokasi dan UMKM

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengatakan bahwa aplikasi SRIKANDI, dinilainya sangat membantu, karena koreksi terkait dengan surat masuk tetap bisa dilakukan meskipun sedang tugas luar kota.

“Penggunaannya sangat mudah. Aplikasi ini jelas sangat membantu kita sebagai pimpinan OPD bila sedang berada di luar kantor, sehingga kita tetap bisa melakukan koreksi surat bahkan apabila perlu tanda tangan, melalui aplikasi ini bisa dengan mudah kita melakukannya secara elektronik,” terang Feri. (*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here