Banyak Kandidat Kecewa Dengan Tes Tertulis Yang Dilaksanakan Pemdes Melawi

Melawi (MEDGO.ID) — Banyak calon kepala desa yang tidak lolos tes tertulis yang di laksanakan oleh Pemdes karna soal yang mereka kerjakan lansung di bakar tanpa pemberitahuan.

Yang mana tes tertulis di laksanakan di gedung serbaguna pada tanggal 17 Maret 2020 kemarin yang juga dihadiri seluruh peserta se-Kabupaten Melawi.

Yang mana mereka keberatan dari desa Tanjung arak tanjung paoh dan desa entebah seharusnya panitia tes tertulis memgumum kan sebelum nya soal tes tertulis itu setelah tes tertulis di koreksi di bakar

Kredit Mobil Gorontalo

Di saat awak media konfirmasi dgn para calon kepala desa salah satunya bernama Januar mengatakan calon kepala desa dari desa Tanjung Arak merasa kecewa lembaran soal tidak diperlihatkan kepada yang bersangkutan tapi lansung di bakar.

“Pada surat edaran dari Pemdes tertanggal (20/03/2020) hari ini yang tertulis bahwa setelah dilakukan koreksi dan penilaian oleh tenaga ahli atau nara sumber maka tenaga ahli atau nara sumber melakukan perengkingan dengan cara menyalin hasil seleksi tertulis calon kepala desa dari lembar asli jawaban soal calon kepala desa dengan di saksikan lansung oleh pihak pihak terkait,” jelas Januar.

BACA JUGA :  Paris Jusuf Apresiasi Pemprov Buka Penerbangan Perintis Antar Provinsi di Gorontalo

Januar juga menambahkan sebagai mana dimaksud pada angka 6 di atas yang kemudian dituangkan dalam acara hasil seleksi tertulis yang di tanda tangani oleh pihak-pihak yang hadir dan sebelum di tanda tangani di lakukan pengecekan kembali dan memastikan tidak ada kekeliruan hasil seleksi tertulis untuk setiap calon.

BACA JUGA :  1.741 PNS Dikukuhkan sebagai Pejabat Pelaksana di Pemerintah Provinsi Gorontalo

“Jadi mereka keberatan dengan salinan nya mengapa tidak yang aslinya tidak di perlihatkan, sehingga hal tersebut menimbulkan kecurigaan dari Calon Kepala Desa,” tambah Januar.

Penulis : Supardi N

BACA JUGA :  Pembukaan Galeri UMKM di Bandara Gorontalo, Paris Jusuf: Sinergi Membangun Ekonomi Lokal

Editor: Christian Bostang Hutagaol