2 Orang Ibu Adu Mulut Berujung Polisi, Seorang Luka Kena Batu Dikepala

Ibu Korban Adu Mulut, Kecamatan Tallo Kota Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan,

Makasar, (MEDGO.ID) — Adu mulut dua wanita di Makasar, menelan korban. Hanya karena tak mau kalah dalam  perdebatan, ditambah masuk camur alias  sibuk urusin  dengan urusan keluarga orang lain.

Hal ini berawal saat, saat Ramla (korban) warga Kelurahan Bunga Eja, Kecamatan Tallo Kota Makasar, tepatnya dijalan Kandea III lorong .

Awal mula kejadian menurut keteraangan warga setempat, dimulai hanya percekcokan kecil antara Ibu NE alias Nurhasiah terlapor,  dan  ibu Ramla sebagai korban, hanya persoalan sepeleh tentang  ayam, namun  inilah pemicu ibu Ramla sehingga menjadi korban,  kepalanya mengalami luka akibat benturan benda keras, dan  bersimbah darah.

BACA JUGA :  7 Hari Jabat Kapolres, AKBP Triyadi Rekomendasikan Pecat Anggota Terlibat Narkoba

Percekcokan dan adu mulut  ibu Nurhasiah dan ibu Ramla masalah tentang persoalan  ayam, yang merupakan persoalan yang sudah  lama. Sehingga Ramla selaku korban menyampaikan bahwa janganlah persoalan lama itu diungkit lagi.

Tak puas dengan mengungkit persoalan lama,  menurut  Ramla selaku korban, terlapor  Ibu Nurhasiah  memancing dengan mengungkap persoalan yang lain keluarga Ibu Ramlah,  sehingga korban  datang menyampaikan lagi bahwa kenapa mau mencampuri urusan keluarganya.

BACA JUGA :  Satreskrim Polres Kediri Bekuk Dua Pemuda Pelaku Curanmor.

Saat korban Ramla mendatangi rumah terlapor Nurhasiah Eko, merasa  tidak terima kedatangan Ramla,  terlapor langsug mengambil batu,  selanjutnya  memukul  dibagian kepala Ramla,  sampai berdarah.

Maksud hati hanya ingin mengingatkan, agar terlaor jangan mencapuri urusan keluarganya, saat datang kerumahnya, supaya  jelas, justru Ramla mendapatkan benturan benda keras dibagian kepala, sehingga Ramla harus dibawah ke pelayanan medis terdekat.

Tak menerima perbuatan terlapor, NE alias Nurhasiah, korban langsung mendatangi kepolisian Polsek Tallo. Agar  mendapatkan keadilan atas perlakuan terlapor dengan menggunakan benda keras dibagian kepala.

BACA JUGA :  Penggugat Mangkir, Majelis Hakim PTUN Izinkan Pembangunan Masjid At Tabayyun

Menurut keterangan pihak kepolisan bahwa membenarkan dan belum dapat memberikan keterangan banyak perihal dan kronologis, kejadian ini, namun menurut polisi pada Senin (26/0/2020) korban mendatangi pihaknya dan mengadukan penganiayaan yang terjadi pada dirinya. “Iya Ibu Ramla mendatangi kami untuk mengadukan kejadian yang terjadi pada dirinya, dan pasaca laporan korban, ia akan kami bawah untuk dilakukan visuam dokter,”  kata Ipda  Djumharis S.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here