Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Ubah Pola Kerja Tradisional, PKA Angkatan I Gorontalo Digembleng Hasilkan Inovasi Berkelanjutan

Bonbol, Medgo.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, menegaskan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) tidak boleh sekadar menjadi agenda formalitas untuk menggugurkan kewajiban. Seluruh peserta dituntut mampu melahirkan aksi perubahan yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja organisasi.

Pesan tegas tersebut disampaikan Sekdaprov saat membuka PKA Angkatan I Tahun 2026 di Aula Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Gorontalo, Kamis (13/8/2026).

Sofian mengingatkan agar penyusunan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi (AKKOL) tidak dibuat asal-asalan. Setiap peserta harus melandasi inovasinya dari pemetaan masalah riil di unit kerja masing-masing agar solusi yang dihasilkan benar-benar membawa perbaikan berkelanjutan.

Lihat Juga  Kesehatan Keluarga Adalah Fondasi, Nani Ismail Dorong PKK Jadi Ujung Tombak Literasi Kesehatan di Gorontalo

“Pelatihan ini dirancang untuk mengasah kapasitas para pejabat administrator dan pengawas dalam menjalankan peran strategisnya sebagai pemimipin program dan kegiatan,” ujar Sofian.

Di tengah pesatnya era transformasi digital, Sekdaprov juga menekankan pentingnya membangun efisiensi layanan melalui integrasi proses bisnis dan keterpaduan sistem antardinas.

Pelaksanaan PKA Angkatan I Tahun 2026 yang diikuti 40 pejabat ini digelar menggunakan metode blended learning mulai 6 Juli hingga 12 November 2026. Tahapan pelatihan meliputi Massive Open Online Course (MOOC), e-learning, studi lapangan ke Kota Tomohon, Sulawesi Utara, hingga pembelajaran klasikal. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *