Indeks

Sinergi Universitas Negeri Gorontalo dan BNNP Gorontalo, Dorong Gerakan Desa Bersih Narkoba

Gorontalo, Medgo.ID — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor di Provinsi Gorontalo. Universitas Negeri Gorontalo menunjukkan perannya sebagai kampus berdampak dengan menjalin kerja sama strategis bersama BNNP Gorontalo dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Dalam kegiatan tersebut,  Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama, Dr. Harto Malik, M.Hum, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Terutama dalam upaya pemerintah melakukan pencegahan peredaran narkotika.

“Dengan hadirnya pimpinan perguruan tinggi di Gorontalo ini, semuanya disibukkan dengan Kampus Berdampak, baik dari sisi dampak sosial, dampak ekonomi, maupun dampak lingkungan,” ujar Harto Malik.

Penandatanganan Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) ini tidak hanya menjadi langkah administratif, tetapi juga mencerminkan keseriusan dunia akademik dalam merespons persoalan sosial yang semakin kompleks. Perguruan tinggi kini dituntut tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi langsung dalam menyelesaikan masalah di tengah masyarakat, termasuk ancaman narkoba.

Melalui berbagai program yang telah dijalankan, UNG menempatkan pendekatan berbasis riset dan pengabdian sebagai strategi utama. Inisiatif seperti penelitian dampak penyalahgunaan narkoba hingga pembentukan desa bersih narkoba menjadi bukti bahwa kampus mampu hadir dengan solusi konkret yang menyentuh langsung masyarakat.

Selain itu, keterlibatan mahasiswa melalui program KKN tematik Desa Bersinar menjadi langkah efektif dalam membangun kesadaran kolektif di tingkat akar rumput. Program ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat agar mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.

Sinergi antara perguruan tinggi dan BNNP dinilai menjadi kunci dalam memperluas jangkauan program pencegahan. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan terbentuk ekosistem pendidikan dan sosial yang lebih kuat dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Ke depan, komitmen seperti ini menjadi penting untuk terus dijaga dan dikembangkan, agar peran kampus sebagai agen perubahan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas, khususnya di Gorontalo. (*)

Exit mobile version